Emral Abus Tetap Tangani Persib
Kamis, 12 Februari 2015 - 14:37 WIB
Emral Abus Tetap Tangani Persib
A
A
A
BANDUNG - Emral Abus dipastikan tetap menjadi pelatih kepala tim Persib Bandung selama menghadapi Piala AFC 2015. Kekompakkan yang sudah terjalin dengan baik menjadi salah satu alasan Djadjang Nurdjaman tetap memilih Emral Abus sebagai pendampingnya.
"Selama ini koordinasi dengan Pak Emral Abus berjalan dengan baik. Jadi untuk AFC, kita tetap memilih Pak Emral Abus sebagai pendamping saya," ujar Djadjang saat ditemui di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung, Kamis (12/2/2015).
Kepastian Persib Bandung untuk tampil di Piala AFC 2015 setelah tim yang berjuluk Maung Bandung ini gagal menembus babak play off Asian Champions League (ACL) 2015. Pada babak play off kedua menghadapi Hanoi T&T, di Stadion My Dinh, Vietnam, Selasa (10/2) kemarin, Persib Bandung ditekuk dengan skor telak 0-4 tanpa balas.
Dengan hasil itu, jawara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini harus turun kasta dan bermain di Piala AFC 2015 bersama Persipura Jayapura. Djadjang mengatakan, banyak pelajaran berharga yang dapat dipetik setelah tim besutannya tampil di babak play off ACL 2015 itu. Bukan hanya dari teknis bermain saja, namun dari segi non teknis pun akan dijadikannya sebagai acuan agar kedepannya timnya jauh lebih siap.
"Dari mulai keberangkatan, kita sudah seperti dadakan. Banyak problem di jalan. Terus kita tiba di Hanoi pukul 01.00 dini hari. Belum lagi cuaca di sana dingin. Kita yang tidak punya persiapan, ya bermain seperti biasanya, tuan rumah enak, karena tahu kondisi, mereka pakai sarung tangan," bebernya.
Bukan hanya itu, lanjut Djadjang, sesaat sebelum bertanding, salah satu penggawa andalannya, Yandi Sofyan Munawar tidak masuk dalam susunan lineup. Hal itu dikarenakan foto Yandi dalam id card, berganti menjadi wajah Abdulrahman. Padahal untuk penamaan sudah benar. "Itu kesalahan kita sendiri sebenarnya, seharusnya kita periksa dulu dari jauh-jauh hari," katanya.
Untuk itu, kedepannya terutama dalam menghadapi Piala AFC Cup , pelatih yang akrab disapa Djanur ini berharap kesalahan yang terjadi tidak terulang. "Banyak pengalaman dari pertandingan kemarin. Salah satunya bagaimana supaya kedepan tidak terulang, baik perjalanan dan kesiapan tim," tuturnya.
"Selama ini koordinasi dengan Pak Emral Abus berjalan dengan baik. Jadi untuk AFC, kita tetap memilih Pak Emral Abus sebagai pendamping saya," ujar Djadjang saat ditemui di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung, Kamis (12/2/2015).
Kepastian Persib Bandung untuk tampil di Piala AFC 2015 setelah tim yang berjuluk Maung Bandung ini gagal menembus babak play off Asian Champions League (ACL) 2015. Pada babak play off kedua menghadapi Hanoi T&T, di Stadion My Dinh, Vietnam, Selasa (10/2) kemarin, Persib Bandung ditekuk dengan skor telak 0-4 tanpa balas.
Dengan hasil itu, jawara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini harus turun kasta dan bermain di Piala AFC 2015 bersama Persipura Jayapura. Djadjang mengatakan, banyak pelajaran berharga yang dapat dipetik setelah tim besutannya tampil di babak play off ACL 2015 itu. Bukan hanya dari teknis bermain saja, namun dari segi non teknis pun akan dijadikannya sebagai acuan agar kedepannya timnya jauh lebih siap.
"Dari mulai keberangkatan, kita sudah seperti dadakan. Banyak problem di jalan. Terus kita tiba di Hanoi pukul 01.00 dini hari. Belum lagi cuaca di sana dingin. Kita yang tidak punya persiapan, ya bermain seperti biasanya, tuan rumah enak, karena tahu kondisi, mereka pakai sarung tangan," bebernya.
Bukan hanya itu, lanjut Djadjang, sesaat sebelum bertanding, salah satu penggawa andalannya, Yandi Sofyan Munawar tidak masuk dalam susunan lineup. Hal itu dikarenakan foto Yandi dalam id card, berganti menjadi wajah Abdulrahman. Padahal untuk penamaan sudah benar. "Itu kesalahan kita sendiri sebenarnya, seharusnya kita periksa dulu dari jauh-jauh hari," katanya.
Untuk itu, kedepannya terutama dalam menghadapi Piala AFC Cup , pelatih yang akrab disapa Djanur ini berharap kesalahan yang terjadi tidak terulang. "Banyak pengalaman dari pertandingan kemarin. Salah satunya bagaimana supaya kedepan tidak terulang, baik perjalanan dan kesiapan tim," tuturnya.
(bbk)