Dinego Ulang, 19 Pemain PSS Ketar-ketir
Minggu, 15 Februari 2015 - 15:04 WIB
Dinego Ulang, 19 Pemain PSS Ketar-ketir
A
A
A
YOGYAKARTA - Nasib 19 pemain PSS Sleman masih belum jelas kendati sudah mencapai kesepakatan verbal dengan pelatih. Pihak manajemen melakukan negosiasi ulang untuk memastikan pemain yang dikontrak, dengan mempertimbangkan kondisi finansial klub.
Dengan kebijakan tersebut, otomatis 19 pemain yang sebelumnya sudah deal dengan manajer Haru Setyawan ketar-ketir, lantaran posisi mereka masih belum aman. Negosiasi ulang dilakukan oleh jajaran Direksi PT PSS yang menaungi Laskar Elang Jawa.
Pihak manajemen mengklaim kesepakatan yang dilakukan dengan manajer dianggap hanya kesepakatan secara lisan dan belum dilengkapi dengan tanda tangan kontrak untuk memperkuat tim. "Baru sebatas deal secara lisan belum ada tanda tangan kontrak," ujar Direktur Operasional PSS Sleman Wahyudi Kurniawan.
Negosiasi ulang yang akan diikuti dengan langkah kontrak menurut Wahyudi, akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi finansial klub. Mengenai kondisi keuangan klub diklaim saat ini tidak dalam kondisi surplus ataupun defisiti. Namun demikian, dipastikan pemain yang akan dinego akan hadir di Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS), Senin (16/2/2015) sore.
Dengan demikian, pergerakan pemain apakah akan benar-benar membela PSS atau tidak akan terlihat di stadion yang menjadi homebase dari Laskar Elang Jawa. "Senin terlihat pergerakan pemain. Yang akan kami nego ada di latihan sore harinya (Senin). Pada nego kali ini pun akan dilakukan langsung oleh Direksi Sukoco," jelas dia.
Menanggapi langkah PT PSS pelatih PSS Sleman Siswanto menggap sebagai langkah wajar. Hal tersebut dianggap pelatih berjuluk si Kancil itu sebagai upaya dari pengelola klub untuk bisa mendapatkan pemain yang sesuai dengan keinginan.
"Itu wajar, agar tidak terjadi situasi pemain yang setelah dikontrak justru peformanya menurun," tandas pelatih asal Magelang, Jawa Tengah tersebut.
Sementara itu mengenai posisi pemain pelamar baru yang dilihat kemampuannya pada uji coba akhir pekan lalu, Siswanto menyebutkan sebagian memiliki skill yang dibutuhkan. Mantan Pelatih PPSM Magelang tersebut mengaku puas dengan penampilan para pelamar baru seperti Voller Ortega, Diego Banowo, Anggo Julian, dan Tommy Pranata.
Pada uji coba yang dimenangkan PSS 3-1 tersebut, Siswanto melihat para pelamar baru memiliki keinginan kuat untuk tampil optimal membela PSS Sleman. "Saat ini permainan lebih hidup. Untuk Anggo dan Diego ada progres, namun Voller dan Tommy menurun. Bahkan Voller menyebabkan kami terkena penalti," tutur dia.
Dengan kebijakan tersebut, otomatis 19 pemain yang sebelumnya sudah deal dengan manajer Haru Setyawan ketar-ketir, lantaran posisi mereka masih belum aman. Negosiasi ulang dilakukan oleh jajaran Direksi PT PSS yang menaungi Laskar Elang Jawa.
Pihak manajemen mengklaim kesepakatan yang dilakukan dengan manajer dianggap hanya kesepakatan secara lisan dan belum dilengkapi dengan tanda tangan kontrak untuk memperkuat tim. "Baru sebatas deal secara lisan belum ada tanda tangan kontrak," ujar Direktur Operasional PSS Sleman Wahyudi Kurniawan.
Negosiasi ulang yang akan diikuti dengan langkah kontrak menurut Wahyudi, akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi finansial klub. Mengenai kondisi keuangan klub diklaim saat ini tidak dalam kondisi surplus ataupun defisiti. Namun demikian, dipastikan pemain yang akan dinego akan hadir di Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS), Senin (16/2/2015) sore.
Dengan demikian, pergerakan pemain apakah akan benar-benar membela PSS atau tidak akan terlihat di stadion yang menjadi homebase dari Laskar Elang Jawa. "Senin terlihat pergerakan pemain. Yang akan kami nego ada di latihan sore harinya (Senin). Pada nego kali ini pun akan dilakukan langsung oleh Direksi Sukoco," jelas dia.
Menanggapi langkah PT PSS pelatih PSS Sleman Siswanto menggap sebagai langkah wajar. Hal tersebut dianggap pelatih berjuluk si Kancil itu sebagai upaya dari pengelola klub untuk bisa mendapatkan pemain yang sesuai dengan keinginan.
"Itu wajar, agar tidak terjadi situasi pemain yang setelah dikontrak justru peformanya menurun," tandas pelatih asal Magelang, Jawa Tengah tersebut.
Sementara itu mengenai posisi pemain pelamar baru yang dilihat kemampuannya pada uji coba akhir pekan lalu, Siswanto menyebutkan sebagian memiliki skill yang dibutuhkan. Mantan Pelatih PPSM Magelang tersebut mengaku puas dengan penampilan para pelamar baru seperti Voller Ortega, Diego Banowo, Anggo Julian, dan Tommy Pranata.
Pada uji coba yang dimenangkan PSS 3-1 tersebut, Siswanto melihat para pelamar baru memiliki keinginan kuat untuk tampil optimal membela PSS Sleman. "Saat ini permainan lebih hidup. Untuk Anggo dan Diego ada progres, namun Voller dan Tommy menurun. Bahkan Voller menyebabkan kami terkena penalti," tutur dia.
(sha)