Osasuna Diduga Manipulasi Pertandingan

Rabu, 18 Februari 2015 - 13:11 WIB
Osasuna Diduga Manipulasi...
Osasuna Diduga Manipulasi Pertandingan
A A A
PAMPLONA - Osasuna terancam mendapat sanksi disiplin dari LFP (Asosiasi Sepak Bola Profesional Spanyol). Ancaman itu mencuat karena klub berjuluk Los Rojillos itu dianggap terlibat pengaturan pertandingan Primera Liga pada musim lalu.

Osasuna gagal bersinar di kompetisi domestik periode 2013/2014. Klub yang bermarkas di El Sadar itu terdampar di peringkat 18 dan harus terdegradasi ke Segunda Division. Tapi, persoalan Osasuna mungkin bakal bertambah. Itu buntut adanya dugaan pengaturan pertandingan. Konon, ada empat laga yang dimanipulasi Osasuna. Salah satunya saat bermain imbang 1-1 kontra Espanyol pada laga penutup.

Osasuna disinyalir menyodorkan 1,5 juta euro agar Espanyol tidak memenangkan laga itu. Kabarnya, kedua belah pihak menyepakati, meski uang itu pada akhirnya tidak masuk kantong Espanyol. Ini membuat Osasuna jadi target komite investigasi LFP. Sementara tersangka utamanya adalah mantan presiden klub Miguel Archanco. Archanco dikabarkan sibuk melobi sejumlah tim agar membatu Osasuna tetap bertahan di Primera Liga. Mantan pelatih Osasuna Javier Aguirre (2002-2006) juga dipercaya ikut terseret.

Aguirre yang sempat mengantarkan Osasuna lolos kualifikasi Liga Champions pada 2006, bertugas sebagai pelatih Espanyol saat pertandingan itu terjadi. Dia disinyalir ikut membantu rencana Archanco. Namun, Osasuna masih mendapat kabar baik. Osasuna diduga hanyalah korban Archanco. Seluruh pemain Osasuna digadang-gadang tidak terlibat secara langsung atas pengaturan empat pertandingan itu. Maksudnya, mereka tidak tahu kalau pertandingan itu sejatinya sudah diatur.

Setidaknya itu bisa meringankan Osasuna bila tuduhan terhadap Archanco dan Aguirre terbukti benar. Meski demikian, Osasuna tetap harus bersiap menerima sanksi dari komite disiplin. Sebab, dalam sepak bola, manipulasi pertandingan sudah dianggap pelanggaran berat. Selain membahas soal Osasuna, LFP juga menyelidiki tentang lagu anti-Cristiano Ronaldo yang dinyanyikan fans Barcelona.

Pendukung Barcelona dikabarkan menghina Ronaldo ketika klub Katalan itu menggasak Levante 5-0, akhir pekan lalu. Mereka mendendangkan kalau gelandang asal Portugal itu seorang pemabuk. Karena itu, penyelidik LFP akan memeriksa sejumlah video rekaman. Barulah setelah itu akan ditentukan apakah itu melanggar kebijakan anti kekerasan.

Jika ternyata tuduhan itu benar, Barcelona bisa diganjar sanksi bertanding tanpa penonton saat menjadi tuan rumah.

M mirza
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
11 menit yang lalu
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
2 jam yang lalu
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
7 jam yang lalu
Infografis
TikTok Diduga Gagal...
TikTok Diduga Gagal untuk Melindungi Privasi Anak-anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved