Terlalu Direcoki, Pelatih PSS Siap Hengkang

Rabu, 18 Februari 2015 - 14:13 WIB
Terlalu Direcoki, Pelatih...
Terlalu Direcoki, Pelatih PSS Siap Hengkang
A A A
YOGYAKARTA - Merasa kerjanya banyak direcoki, pelatih PSS Sleman, Siswanto alias Kancil sudah memberikan isyarat akan hengkang. Juru taktik asal Magelang itu menilai kondisi di PSS tidak sehat.

Tekanan paling kuat disebutkan Siswanto berasal dari manajemen yang dianggapnya sudah melewati batas ketugasan dan kewenangan dari masing-masing pihak. Pemegang lisensi A Nasional tersebut menyebutkan, banyak pihak di internal PSS harus belajar mengenai batasan kewenangan masing-masing.

“Di tim ini sudah tidak sehat. Sudah cukup banyak intervensi dan tekanan ke saya dari orang-orang yang sebenarnya tidak mengerti soal teknis sepak bola tapi menganggap dirinya paling tahu,” tandas Siswanto usai pertandingan uji coba antara PSS dengan Persinga Ngawi yang berakhir 3-3 di Maguwoharjo International Stadium (MIS), Selasa (17/2/2015) malam.

Bentuk intervensi yang diterima salah satunya adalah saat proses perekrutan pemain termasuk tahapan pencoretan pemain. Puncak intervensi yang dialami adalah kebijakan pergantian pemain pada laga uji coba melawan Persinga Ngawi di MIS. Keputusan Siswanto untuk kembali menarik Rudy "Bogel" Setiawan yang baru bermain lima menit disebut-sebut akibat intervensi dari manajemen.

Penggantian Bogel dengan memasukan Johan Arga tersebut juga memantik kekesalan salah satu pengurus tim. "Pergantian pemain saya lakukan karena ada desakan salah seorang oknum pengurus. Seharusnya pengurus belajar hak pelatih dan hak mereka sendiri. Jangan sampai pengurus yang bingung mengganti pemain,” tandas pelatih yang mengawali karir di PSS dengan meninggalkan PPSM Magelang tersebut.

Sementara itu, hasil pertandingan uji coba yang imbang 3-3 dan munculnya pernyataan adanya intervensi yang dialami Siswanto menggerakkan manajemen PSS Sleman Rabu (18/2/2015) siang menggelar evaluasi tim. Evaluasi dilakukan secara seluruhan termasuk pemain dan pelatih.

"Siang ini akan ada evaluasi di seluruh hal. Mulai dari pelatih dan pemain. Termasuk jika pelatih kepala ingin mundur silakan saja, tapi dilakukan dengan baik-baik," tandas Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada (PSS) Wahyudi Kurniawan.
(bbk)
Berita Terkait
PT Palladium Resmi Jadi...
PT Palladium Resmi Jadi Pemilik Baru PSS Sleman
Bali United Kalahkan...
Bali United Kalahkan PSS Sleman
PSS Sleman Kalahkan...
PSS Sleman Kalahkan Persis Solo 2-1
PSS Sleman Imbang Lawan...
PSS Sleman Imbang Lawan Persib Bandung 1-1
PSS Sleman Pecat Dejan...
PSS Sleman Pecat Dejan Antonic!
Persiapkan PSS Sleman,...
Persiapkan PSS Sleman, Dejan Akan Tiru Cara Klub Eropa
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
2 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
3 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
3 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
4 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved