Rasanya seperti Makan Roti Kering

Jum'at, 20 Februari 2015 - 09:52 WIB
Rasanya seperti Makan...
Rasanya seperti Makan Roti Kering
A A A
SEPERTI makan roti kering, itu yang terasa saat laga FC Basel kontra FC Porto dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dini hari kemarin.

Selain tiket tidak sold out , hanya 34 ribuan yang terjual, Basel juga gagal menaklukkan tamunya asal Portugal itu. Kedua tim harus puas berbagi skor 1-1. Meski begitu, masih ada saja yang layak disyukuri Pelatih Basel Paulo Sousa. “Tidak kalah saja sudah syukur,” ucapnya, seusai pertandingan.

Porto, klub dari kota pelabuhan di Portugal, menguasai segala lini di Stadion Saint Jakob-Park, Basel. Mereka meraih sembilan kali tendangan penjuru dan 61% menguasai si kulit bundar. “Baru kali ini kami mengalami bagaimana didominasi lawan di kandang sendiri,” tutur pemain lapangan tengah Basel Fabian Frei.

Jika bukan karena kejelian Stuart Burt, hakim garis, yang melihat Jackson Martinez berdiri offside , Basel sudah kehilangan harapan jelang pertemuan kedua di Estadio do Drago, 10 Maret mendatang. Basel sebenarnya bermain sesuai harapan. Pertandingan baru berjalan 11 menit, umpan matang Fabian Frei berhasil dimanfaatkan Gonzales dengan sempurna.

Tapi, unggul satu gol ini tidak bertahan lama karena Porto seperti bangkit dari tidurnya. Serangan demi serangan menusuk ke jantung pertahanan Die Bebbi , julukan Basel. Walter Samuel, pemain veteran yang menggantikan Fabian Schaer akibat akumulasi kartu kuning, harus jatuh bangun di lini belakang. Cederanya Gonzales pada menit ke-25 juga membuat barisan depan Die Bebbi tumpul.

Masuknya Embrollo menggantikan Marco Streller tidak juga membantu ketajaman lini depan. Akibatnya, puluhan ribu pendukung tuan rumah harus sering menahan napas hingga akhir pertandingan. Beruntung hanya satu gol penalti Danilo da Silva yang bersarang ke gawang Basel sampai akhir laga. “Porto memang bermain lebih baik malam ini. Mudah-mudahan kami bisa membalasnya di Portugal,” ucap Sousa. Harapan yang sulit diwujudkan.

Di Estadio do Drago, Porto didukung mati-matian suporternya. Sebanyak 53.000 penonton akan meneror Fabian Frei dkk. Jika Die Bebbi mengulangi permainan seperti di Saint Jakob-Park, impian ke perempat final pun akan kandas.

Krisna Diantha
Laporan Koresponden KORAN SINDO SWISS
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Sukses Prediksi 3 Piala...
Sukses Prediksi 3 Piala Dunia Beruntun,Ekonom Joachim Klement JagokanBelanda Angkat Trofi 2026
1 jam yang lalu
Daftar Lengkap 23 Pemain...
Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik: Ada Mathew Baker!
1 jam yang lalu
Ibrahima Konate Resmi...
Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Eksodus Pemain Bintang The Reds Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League Kudus: Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Jadi Juara
8 jam yang lalu
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
8 jam yang lalu
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved