Ditinggal Pelatih, PSS Malah Rekrut Pemain Anyar
Jum'at, 20 Februari 2015 - 15:01 WIB
Ditinggal Pelatih, PSS Malah Rekrut Pemain Anyar
A
A
A
YOGYAKARTA - Hengkangnya Siswanto sebagai pelatih PSS Sleman tidak mempengaruhi manajemen untuk merekrut pemain baru. Bahkan pemain baru akan disodorkan kontrak dan mereka itu akan diambil dari pantuan laga uji coba melawan Persiba Bantul, Sabtu (21/2/2015) ini di Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS).
Hingga kemarin PSS Sleman baru berhasil mengkontrak 10 pemain untuk mengisi lineup Divisi Utama (DU) 2015. Sementara untuk pemain yang masih dicermati dan dipertahankan berjumlah delapan orang. "Kita sudah pulangkan pemain. Saat ini masih tersisa 18 pemain hasil seleksi sebelumnya, dan sudah hadir sejumlah pemain tambahan lainnya," tandas Direktur Teknik PSS Arif Juliwibowo.
Dari pemain yang sudah terkontrak, posisi paling aman baru untuk penjaga gawang. Nama pemain lama Herman Batak dan pemain lokal Sharul yang mengisi barisan paling belakang tersebut. Sementara di lini belakang ada nama Asmi Aswibi, Aditya dan Rasmoyo yang juga sudah terikat berlabuh di Sleman.
Di barisan tengah baru ada nama Dicky Prayogo yang akan menjadi pensuplai bola untuk lini depan yang berisi Agung Suprayogi dan Arif Alfiansyah. Nama-nama tersebut akan disetorkan ke PT Liga Indonesia pada saatnya nanti setelah skuad bisa terbentuk.
Hengkangnya Siswanto "Kancil" menjadikan proses pembentukan tim menjadi terhambat. Target pekan depan pembentukan tim selesai, terpaksa diundur untuk memberikan kesempatan kepada pelatih baru yang identitasnya masih disimpan manajemen PSS ikut membentuk tim.
"Untuk pelatih baru sudah ada. Kita akan datangkan pada laga melawan Persiba (Sabtu, 21/2). Setelahnya kita akan berikan waktu dalam proses pembentukan tim dengan pemain-pemain baru datang," tambah Arif.
Sementara itu untuk partai derby uji coba pra musim melawan Persiba Bantul, Panpel PSS Sleman mencetak tiket hingga 20.000 lembar. Penambahan tersebut mempertimbangkan keberhasilan menjual tiket hingga 12.000 lembar pada partai uji coba melawan Persinga Ngawi beberapa waktu lalu.
Untuk harga tiket yang dijual memiliki nominal sama dengan laga sebelumnya yakni Rp10.000 untuk tribun utara dan selatan. Serta Rp15.000 untuk tribun timur dan barat. "Ada penambahan tiket yang kita jual kalau sebelumnya hanya mencetak 15 ribu lembar, untuk derby kita siapkan tiket 20 ribu lembar," tandas Ketua Panpel PSS Ediyanto.
Hingga kemarin PSS Sleman baru berhasil mengkontrak 10 pemain untuk mengisi lineup Divisi Utama (DU) 2015. Sementara untuk pemain yang masih dicermati dan dipertahankan berjumlah delapan orang. "Kita sudah pulangkan pemain. Saat ini masih tersisa 18 pemain hasil seleksi sebelumnya, dan sudah hadir sejumlah pemain tambahan lainnya," tandas Direktur Teknik PSS Arif Juliwibowo.
Dari pemain yang sudah terkontrak, posisi paling aman baru untuk penjaga gawang. Nama pemain lama Herman Batak dan pemain lokal Sharul yang mengisi barisan paling belakang tersebut. Sementara di lini belakang ada nama Asmi Aswibi, Aditya dan Rasmoyo yang juga sudah terikat berlabuh di Sleman.
Di barisan tengah baru ada nama Dicky Prayogo yang akan menjadi pensuplai bola untuk lini depan yang berisi Agung Suprayogi dan Arif Alfiansyah. Nama-nama tersebut akan disetorkan ke PT Liga Indonesia pada saatnya nanti setelah skuad bisa terbentuk.
Hengkangnya Siswanto "Kancil" menjadikan proses pembentukan tim menjadi terhambat. Target pekan depan pembentukan tim selesai, terpaksa diundur untuk memberikan kesempatan kepada pelatih baru yang identitasnya masih disimpan manajemen PSS ikut membentuk tim.
"Untuk pelatih baru sudah ada. Kita akan datangkan pada laga melawan Persiba (Sabtu, 21/2). Setelahnya kita akan berikan waktu dalam proses pembentukan tim dengan pemain-pemain baru datang," tambah Arif.
Sementara itu untuk partai derby uji coba pra musim melawan Persiba Bantul, Panpel PSS Sleman mencetak tiket hingga 20.000 lembar. Penambahan tersebut mempertimbangkan keberhasilan menjual tiket hingga 12.000 lembar pada partai uji coba melawan Persinga Ngawi beberapa waktu lalu.
Untuk harga tiket yang dijual memiliki nominal sama dengan laga sebelumnya yakni Rp10.000 untuk tribun utara dan selatan. Serta Rp15.000 untuk tribun timur dan barat. "Ada penambahan tiket yang kita jual kalau sebelumnya hanya mencetak 15 ribu lembar, untuk derby kita siapkan tiket 20 ribu lembar," tandas Ketua Panpel PSS Ediyanto.
(bbk)