Jose Mourinho Mengundang Korban Pelecehan di Paris ke London

Senin, 23 Februari 2015 - 09:33 WIB
Jose Mourinho Mengundang...
Jose Mourinho Mengundang Korban Pelecehan di Paris ke London
A A A
Tindakan rasial yang dilakukan sekelompok pendukung Chelsea di Paris saat leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Paris Saint- Germain (PSG) benar-benar mencoreng manajemen The Blues.

Klub London Barat itu merasa kecewa akibat ulah segelintir pendukung. Sebagai bentuk permintaan maaf dan tanggung jawab klub terhadap ulah tidak terpuji pendukungnya, Jose Mourinho memastikan akan mengundang korban pelecehan di salah satu stasiun metro (kereta bawah tanah) yang bernama Souleymane S itu untuk hadir di Stamford Bridge.

Pria berusia 33 tahun tersebut secara khusus diundang Mourinho untuk menyaksikan leg kedua, awal bulan depan. Namun, permintaan khusus Mourinho itu tampaknya sangat sulit terwujud. Meski mengaku senang, Souleymane mengungkapkan tidak ingin menyaksikan sepak bola secara langsung. “Saya sangat menghargai undangan Mourinho. Namun, saat ini saya tidak dapat menempatkan diri saya di stadion,” ungkap Souleymane, dilansir Daily Mail .

Penolakan Souleymane sebenarnya bisa dipahami. Pasalnya, dia baru saja mengalami perlakuan yang sangat tidak menyenangkan. Saat hendak masuk ke metro di Stasiun Richelieu-Drouot, Selasa (17/2), dia dihentikan sekelompok oknum suporter The Blues . Dia dilarang menaiki kereta plus mendapatkan dorongan agar tidak masuk.

Selain itu, mereka juga menyanyikan lagu dengan kata-kata rasial: “kami rasis dan itulah cara yang kami suka”. CEO Chelsea Bruce Buck mengatakan pihak klub telah mengutarakan permintaan maaf kepada Souleymane. Buck menegaskan Chelsea sangat menghormati perbedaan dan mengutuk keras perilaku buruk oknum suporter.

Pasalnya, dalam beberapa musim terakhir, para pemain Chelsea juga sering menjadi korban pelecehan rasial. “Orang-orang yang terlibat dalam insiden di Paris tidak mewakili Chelsea. Mereka tidak memahami nilai-nilai klub sehingga mereka tidak memiliki tempat di sini. Sejak lama kami sangat menentang tindakan rasial oleh siapa pun dengan alasan apa pun karena tidak sesuai dengan nilai-nilai sportivitas dan kemanusiaan,” ujar Buck.

“Chelsea sangat bangga dengan keberagaman. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa Roman Abramovich jijik dengan kejadian yang dilihatnya di Paris. Sama seperti kita semua, dia tidak menoleransi segala bentuk diskriminasi rasial,” ungkap tangan kanan taipan asal Rusia tersebut.

Buck juga mengatakan, Chelsea akan bekerja sama dengan kepolisian London dan Paris untuk melakukan investigasi hingga kasus tersebut tuntas. Berdasarkan hasil investigasi, kepolisian bisa merilis tiga pendukung yang diduga sebagai pelaku.

Sebagai hukuman awal, ketiganya tidak diperbolehkan menyaksikan pertandingan Chelsea kontra Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (21/2).

Ali Mansyah
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
10 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
11 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
11 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
12 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
13 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved