Persijap Krisis, Pelatih dan Pemain Eksodus

Jum'at, 27 Februari 2015 - 10:02 WIB
Persijap Krisis, Pelatih...
Persijap Krisis, Pelatih dan Pemain Eksodus
A A A
JEPARA - Krisis keuangan akut yang melanda Persijap Jepara menjelang kompetisi Liga Indonesia Divisi Utama musim 2015 membuat pelatih dan pemain eksodus. Bahkan, sudah ada pemain Laskar Kalinyamat yang pergi sebelum saham tim diserahkan kepada tiga kelompok suporter dan klub sepak bola di Kota Ukir.
Dua pemain yang sudah hengkang adalah Ahmad Mahrus Bahtiar dan Aris Alfiansyah. Beong, panggilan akrab Ahmad Mahrus sudah dipinang Cilegon United. Adapun Aris Alfiansah atau yang biasa dipanggil Sincan sudah merapat ke PSS Sleman.

Kini, sejumlah pemain lainnya sudah bersiap untuk meninggalkan Jepara. Kepastian hengkangnya dua pemain Persijap disampaikan oleh mantan CEO Mohamad Said Basalamah. Dia menyebut Ahmad Mahrus dan Aris sudah sudah memiliki klub lain.

''Sebelum masa transisi, saya sudah memberikan surat kesediaan klub untuk melepasnya,''katanya, saat dihubungi.

Mohamad mengaku tidak mengetahui nasib pemain lainnya. Pihaknya sudah tidak aktif lagi di Persijap setelah menyerahkan saham kepada kelompok suporter Banaspati sebesar 20 %, Jetman (20%) dan Curva (20 %), adapun sisanya kepada klub lokal Jepara.

''Pemain lainnya menunggu manajemen yang baru. Pelatih (Nikola Ilievski) sudah mengundurkan diri. Secara legalitas, saya masih menunggu CEO yang baru untuk serah terima karena sampai hari ini belum ada,''terangnya.

Informasi yang dihimpun, salah satu gelandang Persijap yang musim lalu berkostum Persis Solo yakni M Wahyu, sudah melakukan penjajakan kepada PSIS Semarang. Dia menyatakan ingin keluar dari Persijap, setelah tidak ada kepastian untuk berlaga di Divisi Utama musim depan.

Persijap memang mengalami masalah keuangan akut, setelah batal menggaet pihak ketiga yang bernama Jalal Jalil asal Kudus, tim ini makin terpuruk. Pembicaraan antara manajemen dengan perwakilan, pengusaha yang juga mantan pemain Persiku Kudus itu tidak menemui kata sepakat, terkait dengan pemberian penyertaan modal.

Dari investor sebenarnya siap mengucurkan dana Rp1 miliar, namun saat manajemen diminta juga mentransfer uang secara bersamaan tidak mampu. Sehingga pihak ketiga ogah melanjutkan kerja sama.

Menurut dia, beberapa elemen suporter Persijap sudah siap membantu dengan mencarikan manajemen baru. Pihaknya sangat mengapresiasi suporter yang peduli terhadap nasib Persijap musim depan. ''Banyak teman-teman suporter yang aktif dan mau peduli kepada tim,''ucapnya
(aww)
Berita Terkait
Hasil Liga 2 2021/2022:...
Hasil Liga 2 2021/2022: Persis Solo Benamkan 10 Pemain Persijap Jepara
Hasil Liga 2 2021/2022:...
Hasil Liga 2 2021/2022: Persijap Jepara vs Persis Solo Berbagi Angka
Hanya Tersisa Jejak...
Hanya Tersisa Jejak Baju, Kakek 90 Tahun Diduga Hanyut di Sungai
Tiga Pencari Ikan Ditemukan...
Tiga Pencari Ikan Ditemukan Meninggal, Satu Masih Hilang
Tradisi Mudun Lemah,...
Tradisi Mudun Lemah, Bentuk Syukur Ketika Anak Bisa Berjalan
25 Pengendara Motor...
25 Pengendara Motor Knalpot Brong Ditangkap Polres Jepara
Berita Terkini
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
4 jam yang lalu
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
6 jam yang lalu
Gelandang Meksiko Gilberto...
Gelandang Meksiko Gilberto Mora Jadi Pemain Termuda di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
18 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
21 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
21 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved