Sepenting El Clasico

Sabtu, 14 Maret 2015 - 08:33 WIB
Sepenting El Clasico
Sepenting El Clasico
A A A
CEIBAR - Kemenangan pada el clasico pekan depan tidak akan berguna jika Barcelona takluk pada laga lain. Karena itu, El Azulgrana wajib memetik tiga angka saat menghadapi Eibar di Ipurua dini hari nanti.

Fokus Barcelona dan pencinta sepak bola di seluruh dunia sudah tertuju pada duel krusial kontra Real Madrid di Camp Nou, Minggu (22/3). Laga itu bakal menentukan nasib kedua musuh bebuyutan pada persaingan takhta Primera Liga musim ini. Barcelona sedikit berada di atas angin berkat keunggulan satu angka atas rival. Namun, Rakitic merasa laga lain juga vital.

”Perolehan tiga angka di el clasico tidak berarti apaapa kalau kami tumbang di kesempatan berbeda. Maka kami mesti menghormati Eibar. Kami memberlakukan mereka layaknya tim lain,” tandas gelandang Barcelona Ivan Rakitic, dikutip Marca.

Rakitic kemungkinan menjadi gelandang bertahan pada pertandingan nanti. Dia menggantikan Sergio Busquets yang cedera. Sementara Javier Mascherano hampir pasti tidak diturunkan karena terancam sanksi disiplin. Dia akan dilarang tampil pada el clasicojika menerima kartu kuning di Ipurua. ”Tidak masalah di mana pun saya tampil. Saya mengerti tugas posisi itu. Saya pernah menjalankannya bersama tim nasional musim lalu,” kata Rakitic.

Peran Rakitic pada laga nanti sangat krusial. Sebab, di tengah absennya Busquets dan Mascherano, duo playmaker senior Andres Iniesta dan Xavi Hernandez mengakui kontribusi mereka bagi tim terus berkurang. Iniesta belum mencetak gol dan assist di Primera Liga sepanjang 2014/2015.

Sementara Xavi lebih sering duduk di bangku cadangan. Barcelona bakal menghadapi Eibar yang sedang terluka. Sempat mengemban status klub Basque terbaik pada kampanye debut di Primera Liga, pasukan Gaizka Garitano perlahan terjerembab ke papan bawah klasemen akibat kegagalan berjaya di delapan laga terakhir, tujuh di antaranya berupa kekalahan.

Armeros kini menempati urutan 14, hanya tiga poin di atas zona degradasi. ”Kehormatan menjamu tim sekelas Barcelona di Ipurua. Kami mesti mencoba bangkit dari keterpurukan jika mau melakukan hal serupa pada masa depan. Semoga konsentrasi mereka terganggu akibat el clasico,” tandas gelandang Eibar Jon Errasti.

Pertemuan pertama kedua klub di Camp Nou, Oktober 2014, berujung kesuksesan Barcelona. Namun, Eibar sukses mengimbangi tuan rumah dan baru kebobolan pada 30 menit akhir pertandingan.

Harley ikhsan
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
1 jam yang lalu
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
1 jam yang lalu
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
2 jam yang lalu
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
3 jam yang lalu
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
4 jam yang lalu
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Anwar El Ghazi Dipecat...
Anwar El Ghazi Dipecat Mainz FC karena Dukung Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved