Indonesia Masih Minim Soal Sosialisasi Doping

Jum'at, 20 Maret 2015 - 14:11 WIB
Indonesia Masih Minim...
Indonesia Masih Minim Soal Sosialisasi Doping
A A A
JAKARTA - Belajar dari kasus doping yang membelit jagoan bulu tangkis Malaysia, pemerintah Indonesia akan memperketat sosialisasi terkait penggunaan jenis obat-obatan pada para atlet di semua cabor tanah air. Sosialisasi tersebut akan mulai digalakan sebagai persiapan jelang gelaran Asian Games 2018.

Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengakui, selama ini sosialisasi terkait permasalahan doping belum berjalan efektif di Indonesia. Hal itu disesali oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot Dewa Broto saat ditemui Sindonews.

Menurut dia, pemerintah baru akan memulai langkah tegas mengendalikan konsumsi obat-obatan pada para atlet. Padahal berbagai event olah raga menanti di depan mata. Terlebih lagi, Indonesia akan ketempatan sebagai tuan rumah penyelenggara pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018. “Jangan sampai ada stigma negatif (terkait masalah doping) padahal kita mau jadi tuan rumah Asian Games,” kata Gatot.

Sejak ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games, Indonesia tergolong masih sangat minim dalam membahas masalah doping. Pasalnya, baru sekali pemerintah membicarakannya dengan multi-pihak. “Sejauh ini baru pemerintah bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komisioner OCA (Olympic Council of Asia) dalam pertemuan di Hotel Fairmont (Jakarta) tanggal 26 dan 27 Januari 2015,” tutur dia. (Baca juga : Keppres Asian Games Dibahas Malam Ini)

Kendati belum bisa memastikan kapan persisnya sosialisasi yang pemerintah maksud akan digalakan, Gatot memastikan hal itu mulai berjalan efektif setelah pertemuan kedua antara pemerintah, KOI dan OCA pada bulan September mendatang. (Baca juga : Jokowi Akan Pimpin Langsung Asian Games 2018)

Lebih jauh, Gatot berharap Indonesia bisa belajar banyak dari kasus doping yang membelit Malaysia. Saat itu, pebulutangkis Lee Chong Wei gagal dalam tes doping saat Kejuaraan Dunia BWF World Championship 2014 di Kopenhagen, Denmark. “Jangan sampai kita seperti Malaysia,” tutupnya.
(bbk)
Berita Terkait
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Positif Doping, Atlet...
Positif Doping, Atlet Sepeda Prancis Dihukum Empat Tahun
Sejarah Baru, Menpora...
Sejarah Baru, Menpora dan Kemenkes Berencana Bangun Laboratorium Anti Doping
Hantu Tes Doping Bagi...
Hantu Tes Doping Bagi Para Atlet, Berkaca dari Kasus Iannone
Dukung Atlet Berprestasi,...
Dukung Atlet Berprestasi, Wapres Resmikan Lab Doping dan Sentra Latihan Unesa
5 Jenis Doping Petinju...
5 Jenis Doping Petinju Top Dunia yang Guncang Ring Tinju
Berita Terkini
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
1 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
2 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
4 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
5 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
6 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
8 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved