Madrid Mati Kutu Ladeni Serangan Balik Barca
Senin, 23 Maret 2015 - 10:33 WIB
Madrid Mati Kutu Ladeni Serangan Balik Barca
A
A
A
BARCELONA - Real Madrid gagal memetik kemenangan atas seteru abadinya Barcelona dalam laga El Clasico, Senin (23/3/2015) dini hari WIB. Dalam laga yang digelar di Camp Nou, Los Blancos kalah dengan skor tipis 1-2. Hasil tersebut tak pelak membuat pelatih Madrid, Carlo Ancelotti kecewa. Menurut sang pelatih, timnya telah tampil maksimal, namun Madrid masih kerepotan menghalau serangan balik Barcelona
Melakoni laga krusial tersebut, kedua tim turun dengan kekuatan penuh. Barca yang bertindak sebagai tuan rumah langsung memberi tekanan pada tim tamu. Bahkan skuat besutan Luis Enrique berhasil unggul di menit ke-13 melalui Jeremy Mathieu. Madrid akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit ke-31 berkat sontekan Cristiano Ronaldo.
Namun, di babak kedua Madrid terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Para pemain Madrid juga kesulitan menembuas rapatnya pertahanan tuan rumah. Hingga Madrid harus menelan pil pahit setelah Luis Suarez mencetak gol penentu kemenangan Barcelona pada menit ke-56.
"Saya pikir kami bermain sangat baik sampai gol kedua tercipta. Setelah itu, pertandingan menjadi sangat sulit. Kami melakukannya dengan sangat baik di babak pertama, memiliki kontrol yang baik dari permainan dan solid di belakang, tapi pada akhirnya kami justru kerepotan ketika mereka menyerang balik. Serangan Barcelona berhasil menghancurkan Madrid,” ujar Ancelotti, dilansir Goal.
Bermain di depan publik sendiri, Barca memang tampil lebih dominan. Berdasarkan catatan, skuat Catalan berhasil menguasai 52 persen bola sementara Madrid memiliki 48 persen penguasaan bola. Barca juga lebih sering melakukan tembakan sebanyak 17 kali dan lima diantaranya akurat ke arah gawang. Sementara Madrid dari 13 tembakan ke arah gawang, hanya empat yang berhasil mengarah ke gawang Claudio Bravo.
Atas kemenangan ini, Barcelona berhasil mengamankan tiga poin sekaligus mengukuhkan takhta di klasemen Liga Spanyol. Blaugrana kini unggul empat poin atas Madrid yang berada diperingkat kedua. (Baca juga: Hasil Liga Spanyol 23 Maret 2015)
Melakoni laga krusial tersebut, kedua tim turun dengan kekuatan penuh. Barca yang bertindak sebagai tuan rumah langsung memberi tekanan pada tim tamu. Bahkan skuat besutan Luis Enrique berhasil unggul di menit ke-13 melalui Jeremy Mathieu. Madrid akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit ke-31 berkat sontekan Cristiano Ronaldo.
Namun, di babak kedua Madrid terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Para pemain Madrid juga kesulitan menembuas rapatnya pertahanan tuan rumah. Hingga Madrid harus menelan pil pahit setelah Luis Suarez mencetak gol penentu kemenangan Barcelona pada menit ke-56.
"Saya pikir kami bermain sangat baik sampai gol kedua tercipta. Setelah itu, pertandingan menjadi sangat sulit. Kami melakukannya dengan sangat baik di babak pertama, memiliki kontrol yang baik dari permainan dan solid di belakang, tapi pada akhirnya kami justru kerepotan ketika mereka menyerang balik. Serangan Barcelona berhasil menghancurkan Madrid,” ujar Ancelotti, dilansir Goal.
Bermain di depan publik sendiri, Barca memang tampil lebih dominan. Berdasarkan catatan, skuat Catalan berhasil menguasai 52 persen bola sementara Madrid memiliki 48 persen penguasaan bola. Barca juga lebih sering melakukan tembakan sebanyak 17 kali dan lima diantaranya akurat ke arah gawang. Sementara Madrid dari 13 tembakan ke arah gawang, hanya empat yang berhasil mengarah ke gawang Claudio Bravo.
Atas kemenangan ini, Barcelona berhasil mengamankan tiga poin sekaligus mengukuhkan takhta di klasemen Liga Spanyol. Blaugrana kini unggul empat poin atas Madrid yang berada diperingkat kedua. (Baca juga: Hasil Liga Spanyol 23 Maret 2015)
(sha)