Dua Pemain Ini Terancam Dibuang PSM Makassar
Kamis, 26 Maret 2015 - 12:36 WIB
Dua Pemain Ini Terancam Dibuang PSM Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Dua pemain PSM Makassar, Kaharuddin Salam dan Abdul "Abanda" Rahman, terancam dibuang dari tim. Cedera yang membuat Kahar dan Abanda di ambang tidak bisa membela PSM di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Kedua pemain ini, masih harus menunggu hasil tes medis terkait cedera yang dialaminya dari tim dokter PSM. Apalagi, tim Juku Eja memang masih harus mendatangkan pemain untuk bergabung bersama tim Juku Eja sebelum turun di kompetisi sesungguhnya.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, dua pemain yang sudah menandatangani kontrak tersebut masih bisa dicoret jika kondisi cedera yang dialaminya membutuhkan waktu yang panjang untuk penyembuhan. "Dalam klausal kontraknya bisa dicoret kalau mengalami cedera panjang," kata dia.
Dirinya menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes dari tim dokter, bahkan kata dia, jika hasilnya kedua pemain ini harus istirahat pihaknya akan mempertimbangkannya. "Yang jelas kita akan lihat kondisinya dulu," ungkap dia.
Kahar mengalami cedera saat menjalani latihan bersama skuat Juku Eja. Pemain ini mendapat cedera lutut. Sementara, Abanda, pemain ini mengalami cedera saat tim Juku Eja melakukan uji coba melawan PSM U-21. Bahkan, pemain ini masih harus memeriksa kondisi lutut kiri yang dialaminya.
Selain itu, Sumirlan mengatakan tim asuhan Hans Peter Schaller akan kedatangan pemain bek kiri yakni Ahmad Zahrul Huda dari Persik Kediri. "Rencananya hari ini pemain tersebut akan datang ke Makassar. Apalagi, kita juga masih bisa tambah pemain lokal,"kata dia.
Meski demikian, Sumirlan yang juga mantan pemain PSM ini mengungkapkan pihaknya masih harus melihat kualitas pemain tersebut. Hanya saja, dirinya berharap pemain ini bisa bergabung bersama tim karena skuat juga butuh pemain sayap. "Yang jelas kita lihat dulu kualitasnya," jelasnya.
Departemen Lisensi PSSI Tigor Shalom Boboy yang dikonfirmasi terkait dengan penambahan pemain mengungkapkan, jika setiap klub bisa menambah pemain lokal sebelum kompetisi digulirkan. "Menambah bisa, tapi yang ada saat ini tidak bisa diganggu,"kata dia.
Kedua pemain ini, masih harus menunggu hasil tes medis terkait cedera yang dialaminya dari tim dokter PSM. Apalagi, tim Juku Eja memang masih harus mendatangkan pemain untuk bergabung bersama tim Juku Eja sebelum turun di kompetisi sesungguhnya.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, dua pemain yang sudah menandatangani kontrak tersebut masih bisa dicoret jika kondisi cedera yang dialaminya membutuhkan waktu yang panjang untuk penyembuhan. "Dalam klausal kontraknya bisa dicoret kalau mengalami cedera panjang," kata dia.
Dirinya menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes dari tim dokter, bahkan kata dia, jika hasilnya kedua pemain ini harus istirahat pihaknya akan mempertimbangkannya. "Yang jelas kita akan lihat kondisinya dulu," ungkap dia.
Kahar mengalami cedera saat menjalani latihan bersama skuat Juku Eja. Pemain ini mendapat cedera lutut. Sementara, Abanda, pemain ini mengalami cedera saat tim Juku Eja melakukan uji coba melawan PSM U-21. Bahkan, pemain ini masih harus memeriksa kondisi lutut kiri yang dialaminya.
Selain itu, Sumirlan mengatakan tim asuhan Hans Peter Schaller akan kedatangan pemain bek kiri yakni Ahmad Zahrul Huda dari Persik Kediri. "Rencananya hari ini pemain tersebut akan datang ke Makassar. Apalagi, kita juga masih bisa tambah pemain lokal,"kata dia.
Meski demikian, Sumirlan yang juga mantan pemain PSM ini mengungkapkan pihaknya masih harus melihat kualitas pemain tersebut. Hanya saja, dirinya berharap pemain ini bisa bergabung bersama tim karena skuat juga butuh pemain sayap. "Yang jelas kita lihat dulu kualitasnya," jelasnya.
Departemen Lisensi PSSI Tigor Shalom Boboy yang dikonfirmasi terkait dengan penambahan pemain mengungkapkan, jika setiap klub bisa menambah pemain lokal sebelum kompetisi digulirkan. "Menambah bisa, tapi yang ada saat ini tidak bisa diganggu,"kata dia.
(aww)