Kompak di Lapangan, Rentan di Dalam

Minggu, 29 Maret 2015 - 09:01 WIB
Kompak di Lapangan,...
Kompak di Lapangan, Rentan di Dalam
A A A
LUCERNE - Missionis accomplished. Setidaknya kewajiban memetik poin penuh di kandang sendiri, tepatnya di Stadion Swisspor Arena, Lucerne, Swiss, terpenuhi pada Jumat (27/3) malam lalu.

Di stadion yang baru dibangun tiga tahun lalu itu, Granit Xhaka, Xerdan Shaqiri, Gokan Inler berpelukan setelah wasit asal Belanda Makkelie meniup peluit panjang. Pelatih tim nasional Swiss Vladimir Petkovic juga tampak lega dengan kemenangan timnya atas Estonia itu. Lega, tentu saja. Tapi, puas, itu soal lain.

Setidaknya, kondisi internal Die Nati, julukan Swiss, sedang retak. Penyebabnya, dua pemain yang dianggap potensial tidak dimasukkan Petkovic ke skuad Heidiland. Tranquilo Barnetta, gelandang serang Schalke 04, yang berhasil mengalahkan Real Madrid di Stadion Bernabeu, dan Pirmin Schwegler, kapten Eintrach Frankfurt, tidak dimasukkan pelatih asal Kosovo itu.

Sementara Inler, yang kerap dibangku cadangkan di Napoli, tetap didapuk sebagai kapten. Schwegler bahkan langsung mengundurkan diri dari timnas Swiss, sedangkan Barnetta merasa tidak lagi dihargai sebagai pemain nasional. “Saya tahunya malah dari internet. Kalaupun tidak dipanggil, seharusnya Petkovic menghubungi saya,” tutur Barnetta. Dalam konferensi pers sehari sebelum kick-off digelar, Petkovic mengatakan tidak memedulikan keputusannya yang menuai kritikan.

“Penting bagi saya adalah 23 pemain yang ada di daftar, di luar itu bukan urusan saya,” kata Petkovic. Petkovic kerap menyemburkan kalimat pedas. Menurut David Deggen, komunikasi Petkovic memang kurang bagus sejak melatih SC Young Boy Bern. Bagi Stephan Lichsteiner, sudah selayaknya pemain sekaliber Barnetta mendapatkan pemberitahuan.

“Susunan pemain itu mutlak keputusan pelatih,” ujar pemain Juventus ini. Jajak pendapat di sebuah tabloid Swiss, 70% pembaca membela Barnetta dan Schwegler. Pendukung Die Nati melihat ada indikasi keretakan antara pemain asli Swiss dan naturalisasi. Dominasi pemain naturalisasi, terutama yang berasal dari Balkan, mulai mencemaskan pendukung Die Nati.

Pemain inti asli Swiss hanya terwakili Yann Sommer, Fabian Schaer, dan Lichsteiner. Sisanya, tidak terkecuali kaptennya, berasal dari pemain naturalisasi. Bahkan, didominasi pemain yang satu tanah air dengan Petkovic. Swiss malam itu menang atas Estonia. Kendati demikian, harapannya untuk menempati posisi kedua di penyisihan grup belum kesampaian. Slovenia, saingan Die Nati, masih bercokol di peringkat 2 setelah berhasil menggasak San Marino 6-0.

Laporan Kontributor KORANSINDO
KRISNA DIANTHA
SWISS
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
1 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
3 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
17 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved