Demi Persib, Bobotoh Rela Gelontorkan Dana Rp20 Juta
Jum'at, 03 April 2015 - 19:05 WIB
Demi Persib, Bobotoh Rela Gelontorkan Dana Rp20 Juta
A
A
A
BANDUNG - Keinginan para bobotoh untuk memberikan kesan berbeda pada laga perdana Persib Bandung di Kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 akhirnya terwujud. Setelah bergotong royong mengumpulkan dana selama dua pekan, mereka pun akhirnya siap untuk menghadirkan sebuah karya seni indah di laga kandang perdana tim kebanggaan mereka. Dengan dana sebesar Rp20 juta yang berhasil dikumpulkan, para pendukung setia Persib Bandung membuat karya seni berupa koreografi yang akan ditampilkan di detik-detik jelang pertandingan dimulai.
Bahkan koreografi yang ditampilkan bukan hanya berada di tribun Timur yang selama ini menjadi andalan para suporter Maung Bandung itu, melainkan akan ditampilkan juga di tribun Utara dan Selatan. Sehingga pada laga perdana kompetisi yang sebelumnya bernama Indonesia Super League (ISL) yang mempertemukan Persib Bandung melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, sore ini, diharapkan dapat memacu motivasi para pemain Persib saat bertanding.
"Dana yang terkumpul dari patungan seluruh bobotoh dari jejaring Twitter selama ini sudah terkumpul sekitar Rp 20 juta. Tentu dana tersebut jumlahnya pas. Karena kita sendiri akan menampilkan koreografi dari tiga tribun, Utara, Timur dan Selatan," ujar salah satu anggota Viking Persib Club (VPC), Taufiq Rizky kepada Sindonews saat ditemui di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani Bandung, kemarin.
Dana tersebut kata Taufiq akan digunakan untuk membeli plastik yang terdiri dari lima jenis warna, Biru, Putih, Hijau, Kuning dan Hitam. Hal itu sebagai alat pendukung untuk menampilkan koreografi.
"Bahan plastik nantinya akan dipotong menjadi ukuran 60x30 centimeter. Setelah dipotong kita simpan disetiap kursi tribun. Sehingga jelang detik-detik pertandingan dimulai para bobotoh dapat langsung mengangkat plastik tersebut sehingga terbentuk rangkaian koreografi yang bertemakan Juara," jelasnya.
Rencananya, koreografi gabungan antara tribun utara, timur dan selatan ini akan berlanjut di pertandingan berikutnya. "Tapi mungkin kita pilih pertandingan yang ramai saja seperti saat lawan Persipura, Persija atau bahkan Arema," tuturnya.
Taufiq melanjutkan, dana patungan tersebut rupanya bukan hanya dari kalangan bobotoh saja melainkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun memberikan sumbangsih. "Tapi kalau Pak Gubernur (Ahmad Heryawan) maupun Wakilnya (Deddy Mizwar) tidak memberikan tanggapan. Padahal kita juga sudah memberikan tawaran kepada ajudannya, tapi tidak ada tanggapan, beda sama Pak Ridwan Kamil, beliau langsung memberikan bantuannya," pungkasnya.
Koregrafi yang akan disuguhkan bukan kali pertama dilakukan. Pada musim-musim sebelumnya, mereka sudah menampilkan beberapa desain koreo saat Persib melakoni laga kandang. Bahkan di laga tandang musim lalu, saat menghadapi Persijap Jepara, mereka juga sempat menampilkan aksi koreografi.
Bahkan koreografi yang ditampilkan bukan hanya berada di tribun Timur yang selama ini menjadi andalan para suporter Maung Bandung itu, melainkan akan ditampilkan juga di tribun Utara dan Selatan. Sehingga pada laga perdana kompetisi yang sebelumnya bernama Indonesia Super League (ISL) yang mempertemukan Persib Bandung melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, sore ini, diharapkan dapat memacu motivasi para pemain Persib saat bertanding.
"Dana yang terkumpul dari patungan seluruh bobotoh dari jejaring Twitter selama ini sudah terkumpul sekitar Rp 20 juta. Tentu dana tersebut jumlahnya pas. Karena kita sendiri akan menampilkan koreografi dari tiga tribun, Utara, Timur dan Selatan," ujar salah satu anggota Viking Persib Club (VPC), Taufiq Rizky kepada Sindonews saat ditemui di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani Bandung, kemarin.
Dana tersebut kata Taufiq akan digunakan untuk membeli plastik yang terdiri dari lima jenis warna, Biru, Putih, Hijau, Kuning dan Hitam. Hal itu sebagai alat pendukung untuk menampilkan koreografi.
"Bahan plastik nantinya akan dipotong menjadi ukuran 60x30 centimeter. Setelah dipotong kita simpan disetiap kursi tribun. Sehingga jelang detik-detik pertandingan dimulai para bobotoh dapat langsung mengangkat plastik tersebut sehingga terbentuk rangkaian koreografi yang bertemakan Juara," jelasnya.
Rencananya, koreografi gabungan antara tribun utara, timur dan selatan ini akan berlanjut di pertandingan berikutnya. "Tapi mungkin kita pilih pertandingan yang ramai saja seperti saat lawan Persipura, Persija atau bahkan Arema," tuturnya.
Taufiq melanjutkan, dana patungan tersebut rupanya bukan hanya dari kalangan bobotoh saja melainkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun memberikan sumbangsih. "Tapi kalau Pak Gubernur (Ahmad Heryawan) maupun Wakilnya (Deddy Mizwar) tidak memberikan tanggapan. Padahal kita juga sudah memberikan tawaran kepada ajudannya, tapi tidak ada tanggapan, beda sama Pak Ridwan Kamil, beliau langsung memberikan bantuannya," pungkasnya.
Koregrafi yang akan disuguhkan bukan kali pertama dilakukan. Pada musim-musim sebelumnya, mereka sudah menampilkan beberapa desain koreo saat Persib melakoni laga kandang. Bahkan di laga tandang musim lalu, saat menghadapi Persijap Jepara, mereka juga sempat menampilkan aksi koreografi.
(rus)