Posisi Klub Seri A Belum Kuat

Kamis, 09 April 2015 - 09:57 WIB
Posisi Klub Seri A Belum...
Posisi Klub Seri A Belum Kuat
A A A
KECEMERLANGAN Juventus di lapangan tidak serta merta memberi dampak positif bagi kondisi finansial.

Layaknya klub Italia lain, La Vecchia Signora tetap harus mengakui kekuatan wakil Inggris dan Spanyol. Juventus bahkan masih berstatus feeder bagi para rival di Benua Biru. Sukses membina Paul Pogba selama tiga musim, mereka harus bersiap kehilangan aset terbesar klubtersebut musim panas mendatang.

Chelsea, Manchester United, Barcelona, Real Madrid, hingga Paris Saint-Germain dikabarkan siap menggaet Pogba agar meninggalkan Turin. Musim ini Juventus cuma mengeluarkan 42,8 juta euro di pasar transfer. Mereka hanya kalah dari AS Roma yang menyetor 85,8 juta euro demi merekrut pemain. Juventus boleh mengelak menyikapi fakta ini. Mereka tidak perlu banyak beraktivitas demi memperbaiki kualitas skuad. Namun, alasan tersebut justru menunjukkan di mana posisi Juventus sebenarnya.

Catatan beberapa musim terakhir memperlihatkan aksi belanja besar klub-klub Eropa demi mendatangkan pemain-pemain terbaik. Juventus belum masuk kategori tersebut. Jangankan bersaing melawan klub kaya. Juventus menempati peringkat 19 dalam daftar anggota lima kompetisi domestik terbaik Eropa dengan pengeluaran tertinggi pada musim ini. Mereka jauh tertinggal di belakang MU (193,6 juta euro), Barcelona (157 juta euro), Madrid (135,5 juta euro), atau Chelsea (137,7 juta euro).

Namun, La Vecchia Signora juga kalah dari timtim seperti Hull City, Queens Park Rangers, VfL Wolfsburg, dan Valencia. Lemahnya posisi Juventus dan wakil Seri A lain secara gamblang diungkap agen Edinson Cavani. Claudio Anellucci menyatakan kliennya tidak akan kembali ke Negeri Piza karena situasi keuangan di sana. Anellucci menilai hanya ada satu klub yang mampu merekrut Cavani, yakni AC Milan. Tapi, itu tergantung proses penjualan klub oleh Silvio Berlusconi.

“Dengan ini saya pastikan Edinson tidak mungkin ke Italia. Cuma ada dua tujuan, yakni Spanyol atau Inggris. Di sanalah uang berada. Namun, semua mungkin berubah menimbang perkembangan situasi kepemilikan di Milan,” tandas Anellucci, dikutip Football Italia.

Harley ikhsan
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
2 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
3 jam yang lalu
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
8 jam yang lalu
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
12 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
13 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
15 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved