Musim Depan, Tim Elite Tidak Otomatis Unggulan

Jum'at, 24 April 2015 - 09:00 WIB
Musim Depan, Tim Elite...
Musim Depan, Tim Elite Tidak Otomatis Unggulan
A A A
Rencana perubahan aturan drawing fase grup Liga Champions mulai 2015/2016 memusingkan klub-klub elite Liga Primer seperti Manchester United (MU), Manchester City (Man City), hingga Arsenal. Sebab, mereka bisa saja tidak menjadi tim unggulan lagi.

Mulai musim depan, UEFA akan mengubah sistem penentuan tim unggulan. Jika sebelumnya liga-liga ternama Eropa bisa memiliki beberapa tim yang masuk daftar unggulan berdasarkan prestasi dan nilai koefisien dalam lima musim terakhir, mulai Liga Champions musim depan penentuannya berubah total. UEFA akan lebih mengutamakan tim-tim yang menjadi juara di liga di beberapa negara seperti Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, Portugal, Jerman, dan Rusia.

Jika ditambah dengan tim pemenang Liga Champions 2014/2015, akan ada delapan tim yang menjadi unggulan. Namun, jika pemenang Liga Champions musim ini juga menjadi juara di kompetisi domestik, juara liga dari asosiasi (negara) peringkat 8 di daftar terkini UEFA, akan masuk dalam daftar unggulan. Artinya, kemungkinan besar PSV Eindhoven dari Belanda akan menjadi satu dari delapan tim unggulan, meski sebenarnya berada di posisi 30 dalam daftar koefisien UEFA.

Perubahan sistem tersebut langsung memunculkan pro dan kontra. Pasalnya, bisa saja nantinya dalam satu grup akan terdapat empat tim elite. Liga Primer, misalnya, jika Chelsea tampil sebagai juara, otomatis Arsenal, MU, atau Man City akan terlempar dari daftar tim unggulan. Sebab, melihat klasemen terkini, ketiga tim sepertinya akan sulit menjadi juara Liga Primer. Dengan sistem seperti itu, untuk pertama kali dalam satu dekade Arsenal dan MU akan terlempar dari daftar unggulan.

Begitu pula Man City jika hanya lolos ke Liga Champions sebagai tim peringkat 4 Liga Primer alias harus melewati fase play-off . Artinya, jika tidak beruntung, mereka bisa saja bertemu tim-tim elite dari Spanyol, Italia, Jerman, atau Prancis di fase grup. Bukan tidak mungkin mereka tersingkir lebih cepat. Sekretaris Jenderal (Sekjen) UEFA Gianni Infantino menilai penetapan juara-juara liga domestik ke daftar unggulan merupakan sebuah langkah tepat.

Pria asal Swiss keturunan Italia itu menyatakan perubahan dimaksudkan agar Liga Champions lebih menarik. Menurut Infantino, UEFA telah berkomitmen membuat kompetisi antarklub itu semakin kompetitif setiap musimnya. Karena itu, bagi Infantino, perubahan sistem mutlak diperlukan.

“Sepak bola itu tentang kemenangan. Liga Champions adalah sebuah kompetisi bergengsi. Olahraga yang berprestasi harus dimulai dengan persaingan. Jadi, saya pikir sesuatu yang wajar jika juara dari masing-masing kompetisi domestik mendapatkan perlakuan istimewa,” papar Infantino, dilansir Sky Sports.

ALIMANSYAH
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
12 menit yang lalu
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
1 jam yang lalu
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
1 jam yang lalu
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
2 jam yang lalu
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
3 jam yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: Laga Tak Seimbang di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved