Inilah Bukti kalau Pesepak Bola Wanita Tetap Punya Sejuta Pesona

Rabu, 29 April 2015 - 18:23 WIB
Inilah Bukti kalau Pesepak...
Inilah Bukti kalau Pesepak Bola Wanita Tetap Punya Sejuta Pesona
A A A
JAKARTA - Stigma negativ soal wanita yang memutuskan untuk terjun sebagai pemain sepak bola, hingga saat ini memang masih bisa dirasakan di Indonesia. Sebagian masyarakat di negara yang sangat menjunjung tinggi adat ke-timuran ini, menganggap kalau profesi sebagai pesepak bola sangat bertentangan dengan kodrat alamiah kaum hawa. Selain itu, sebagian masyarakat juga beranggapan kalau para wanita yang memutuskan untuk menggeluti sepak bola, akan kehilangan sisi feminisme dan kelembutan mereka.

Hal inilah yang kemudian membuat sepak bola wanita di Indonesia seakan tak punya masa depan. Meski di sebagian daerah masih ada wanita-wanita yang mau terjun langsung ke lapangan hijau, namun kurangnya perhatian, dukungan dan pengakuan dari banyak pihak, membuat sepak bola wanita seakan hanya sebatas pengisi waktu sengggang para kaum hawa.

Hal ini boleh dibilang cukup menyedihkan. Pasalnya, negara-negara Asia lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan, telah berhasil membuat para pesepak bola-nya memiliki nama besar di level Eropa maupun dunia.

Salah satunya adalah Ji So Yun. Pemain asal Korea Selatan yang baru berusia 21 tahun ini, berhasil mengharumkan nama negaranya kala terpilih sebagai pemain wanita terbaik di Liga Primer Inggris musim 2014/2015. Padahal, So Yun baru menginjakan kakinya di Eropa pada awal musim ini setelah sebelumnya memperkuat tim asal Jepang, INAC Kobe Leonessa.

Ia pun tak bisa mengelak kalau penghargaan ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi dirinya secara peribadi dan juga negaranya. ''Tidak bisa dipercaya, ini adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepada tim wanita Chelsea karena telah membantu saya mendapatkan gelar ini,'' jelas Ji So Yun usai menerima gelar pemain wanita terbaik Liga Primer Inggris.

Inilah Bukti kalau Pesepak Bola Wanita Tetap Punya Sejuta Pesona


Selain So Yun, ada juga nama Leah Williamson yang membuktikan kalau menjadi pesepak bola tidak lantas menghilangkan sisi feminisme pada dirinya. Pemain berusia 18 tahun yang terpilih sebagai pemain muda wanita terbaik Liga Primer Inggris ini, justru berhasil mencuri banyak perhatian para pria kala dirinya datang menghadiri pesta penganugerahan bagi para pesepak bola di Inggris Raya.

Lihat saja cara berpakaiannya. Dengan mengenakan pakaian yang menunjukan bahu dan lengannya, Leah seakan membuktikan kalau menjadi seorang pesepak bola tidak lantas menghilangkan pesona dan kecantikannya sebagai wanita. Padahal, Leah telah memutuskan untuk menggeluti sepak bola sejak usianya masih menginjak 10 tahun.

''Sangat senang bisa di akui oleh pemain lainnya. Ini adalah trovi individual keempat saya, saya hanya berusaha untuk menjadi lebih baik di setiap pertandingan,'' jelas Leah.

Inilah Bukti kalau Pesepak Bola Wanita Tetap Punya Sejuta Pesona


Di Indonesia sendiri sebenarnya sudah ada beberapa pesepak bola wanita yang berhasil membuktikan kalau keberingasan yang mereka tunjukan di lapanga hijau, tidak lantas membuat mereka mengesampingkan soal bagaimana caranya menjaga harkat dan martabat mereka sebagai kaum hawa. Lihat saja foto beberapa pemain Jakarta Matador Putri di bawah ini. Bila tanpa mengenakan jersey kebanggaan mereka, pastinya tidak akan ada yang percaya kalau sebenarnya mereka adalah seorang pesepak bola.

Inilah Bukti kalau Pesepak Bola Wanita Tetap Punya Sejuta Pesona


Winda misalnya, gadis kelahiran 13 Februari 1993 ini, sudah sejak lama berkecimpung di dunia sepak bola. Namun hal itu nyatanya sama sekali tidak menghilangkan keanggunannya sebagai wanita. Seperti wanita pada umumnya, Winda mengaku juga tak lupa untuk memanjakan tubuhnya dengan sejumlah perawatan khas wanita.

''Iya pasti (perawatan). Namanya juga perempuan, ya harus tetap dijaga badannya,'' tutur Winda yang juga menjabat sebagai kapten Jakarta Matador Putri.

Semoga saja dengan melihat sosok So Yun, Leah, dan beberapa pemain Jakarta Matador Putri, para srikandi Indonesia tidak lagi ragu dan takut untuk menapakan kaki di dunia persepakbolaan Indonesia.
(rus)
Berita Terkait
Soccer Challenge Jakarta...
Soccer Challenge Jakarta Seri 2: Langkah Awal Membangun Timnas Putri Indonesia yang Kuat
Piala Putri Nusantara...
Piala Putri Nusantara II 2025 Sukses Digelar, Jaga Semangat Saat Belum Ada Kompetisi Resmi
Bintang Sepak Bola Putri...
Bintang Sepak Bola Putri Lahir: Aqilla dan Nadia Kuasai Top Skor MLSC Yogyakarta 2025
Jebolan MLSC Incar Juara...
Jebolan MLSC Incar Juara JSSL Singapura 2025
Pecah Rekor! MLSC Jakarta...
Pecah Rekor! MLSC Jakarta Seri 1 2025–2026 Dibanjiri 2.695 Siswi Bertalenta
Mana Iwabuchi, Eks Pemain...
Mana Iwabuchi, Eks Pemain Timnas Jepang, Beri Pelatihan Sepak Bola Putri di Jakarta
Berita Terkini
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
50 menit yang lalu
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
2 jam yang lalu
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
2 jam yang lalu
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
2 jam yang lalu
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
2 jam yang lalu
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
2 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved