Stop Pesta

Senin, 04 Mei 2015 - 12:54 WIB
Stop Pesta
Stop Pesta
A A A
GENOA - Pesta perayaan gelar juara Seri A 2014/2015 yang didapatkan Juventus di kandang Sampdoria, dini hari kemarin, harus segera dihentikan. Mereka wajib langsung fokus ke semifinal Liga Champions.

Massimiliano Allegri mengatakan, leg pertama kontra Real Madrid di Juventus Arena, Selasa (5/5), ada di depan mata. Mantan pelatih Cagliari dan AC Milan itu menyatakan Los Blancos harus dikalahkan. Kemenangan kandang harus dihasilkan karena bisa memengaruhi peluang Si Nyonya Besar ke final kompetisi elite Benua Biru tersebut. “Kami harus menunjukkan sikap yang sama pada Selasa nanti.

Bahkan, harus jauh lebih baik (dari laga versus Sampdoria). Kami akan menghadapi tim hebat. Dua laga semifinal akan berlangsung 180 menit. Tim harus menyadari hal itu bila ingin mencapai final. Kami harus percaya diri, terlepas besar atau kecilnya peluang kami,” kata Allegri, dilansirFootball Italia . Juru taktik berusia 47 tahun itu menilai, Juventus memiliki misi mulia pada semifinal.

Selain target pribadi, klub asal Turin tersebut juga mengemban tugas menjaga harga diri sepak bola Italia di Eropa. Pasalnya, dalam beberapa musim terkini, prestasi wakil-wakil Seri A di kompetisi antarklub Benua Biru sangat jelek. “Juventus berada semi final (Liga Champions), sedangkan Fiorentina dan Napoli berada di (semifinal) Liga Europa. Ini menjadi pertanda baik untuk sepak bola Italia.

Tentu saja Anda selalu dapat belajar dan beradaptasi dari metode yang kita lihat di luar negeri,” tutur arsitek yang mengambil alih kursi Antonio Conte tersebut. Ambisi Juventus meraih kemenangan pada leg pertama terbuka sangat lebar. Pasalnya, mereka kini bisa berkonsentrasi penuh lantaran telah menjuarai Seri A musim ini.

Sukses Si Nyonya Besar tidak bisa lepas dari gol semata wayang Arturo Vidal ke gawang Sampdoria di Stadio Luigi Ferraris. Itu scudetti keempat Juventus secara beruntun. Meski kompetisi masih menyisakan empat pertandingan, poin Juventus tidak mungkin terkejar rival-rival terdekatnya.

Selain itu, produktivitas Juventus musim ini juga bagus. Mereka menggelontorkan 64 gol. Lini belakang mereka juga sama solidnya dengan lini tengah dan depan. Tercatat, Gianluigi Buffon hanya kebobolan 19 gol. Itu membuat Juventus menjadi tim Seri A yang paling sedikit kebobolan musim ini. Namun, empat scudetti beruntun bukanlah prestasi terbaik Juventus.

Sebelumnya Si Nyonya Besar mampu meraih lima trofi secara beruntun pada 1930/1931, 1931/1932, 1932/1933, 1933/1934, dan 1934/1935. Hingga sejauh ini hanya Torino (1942/1943-1948/1949, 1943/1944 dihentikan karena perang) dan Inter Milan (2005/2006- 2009/2010) yang bisa juara lima musim beruntun.

“Yang paling saya suka dari perjalanan Juventus musim ini adalah secara matematika mengunci gelar juara dengan kinerja meyakinkan. Saya menginginkan itu karena banyak yang harus kami tingkatkan dan itu adalah pertanda untuk terus maju,” ungkap Allegri. “Kami berhasil menempati puncak klasemen dari hari pertama hingga akhir.

Memang, sepanjang perjalanan banyak kendala yang kami hadapi. Namun, kami tidak kehilangan karakteristik tim ini kendati pada beberapa laga hanya meraih hasil imbang atau kalah,” pungkas pelatih kelahiran Livorno, 11 Agustus 1967, itu.

Alimansyah
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
44 menit yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
1 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
14 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
16 jam yang lalu
Infografis
Fakta Unik di Balik...
Fakta Unik di Balik Pesta Gol Timnas Indonesia U-23 ke Gawang Taiwan U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved