Benitez Ingin Dicatat Dalam Buku Rekor Liga Europa
Kamis, 07 Mei 2015 - 17:46 WIB
Benitez Ingin Dicatat Dalam Buku Rekor Liga Europa
A
A
A
NAPLES - Pelatih Napoli Rafael Benitez mengultimatum timnya agar tidak meremehkan wakil Ukraina Dnipro Dnipropetrovsk pada leg pertama semifinal Liga Europa 2014/2015 di Stadio San Paolo, Kamis (7/5/2015) atau Jumat (8/5/2015) dini hari WIB. Dnipro, kata Benitez, mungkin tidak terkenal, tapi mereka memiliki pemain berkualitas.
Benitez tengah memburu rekor sebagai pelatih pertama yang meraih tiga trofi Piala UEFA/Liga Europa di tiga tim berbeda. Sebelumnya, Pelatih kelahiran Madrid, Spanyol, 16 April 1960 itu pernah meraihnya bersama Valencia pada 2004 dan Chelsea pada 2013.
Jika berhasil meraih trofi musim ini, maka Benitez akan menyamai torehan pelatih asal Italia Giovanni Trapattoni yang meraih tiga trofi Piala UEFA (Liga Europa). Namun, Trapattoni meraih tiga trofi di dua tim berbeda, yakni Piala UEFA 1977 dan 1993 bersama Juventus, dan bersama Inter Milan pada 1991.
Di semifinal Liga Europa musim ini, Benitez juga tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang pernah meraih Liga Champions. Trofi itu diangkat Benitez bersama Liverpool pada musim 2004/05. Napoli pernah meraih trofi Liga Europa pada musim 1988/1989 setelah mengalahkan
VfB Stuttgart dengan agregat 5-4 (menang 2-1 di laga kandang , dan imbang 3-3 di laga tandang)
Meski atmosfer tim kondusif, benitez tak ingin jemawa. Benitez yang kini membuka peluang memperpanjang kontrak di Napoli menyatakan Dnipro merupakan tim yang penampilannya kerap menyulitkan lawan.
“Dnipro merupakan tim yang tidak banyak kebobolan, mereka juga hanya kalah dua kali di Liga Primer Ukraina 2015. Mereka punya pemain dengan determinasi tinggi, berpengalaman dan berkualitas," kata Benitez dilansir Football-Italia.
Menurut mantan pelatih Chelsea itu, Dnipro punya pemain yang ada level tertinggi dari segi teknis. Cara bertahan dan serangan balik, pasukan Myron Markevych dinilai Benitez sangat bagus. "Taktik mereka terorganisasi dengan baik, dan akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Tapi, kami mematok final dan berharap fans mendukung kami," ujar Benitez.
Benitez tengah memburu rekor sebagai pelatih pertama yang meraih tiga trofi Piala UEFA/Liga Europa di tiga tim berbeda. Sebelumnya, Pelatih kelahiran Madrid, Spanyol, 16 April 1960 itu pernah meraihnya bersama Valencia pada 2004 dan Chelsea pada 2013.
Jika berhasil meraih trofi musim ini, maka Benitez akan menyamai torehan pelatih asal Italia Giovanni Trapattoni yang meraih tiga trofi Piala UEFA (Liga Europa). Namun, Trapattoni meraih tiga trofi di dua tim berbeda, yakni Piala UEFA 1977 dan 1993 bersama Juventus, dan bersama Inter Milan pada 1991.
Di semifinal Liga Europa musim ini, Benitez juga tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang pernah meraih Liga Champions. Trofi itu diangkat Benitez bersama Liverpool pada musim 2004/05. Napoli pernah meraih trofi Liga Europa pada musim 1988/1989 setelah mengalahkan
VfB Stuttgart dengan agregat 5-4 (menang 2-1 di laga kandang , dan imbang 3-3 di laga tandang)
Meski atmosfer tim kondusif, benitez tak ingin jemawa. Benitez yang kini membuka peluang memperpanjang kontrak di Napoli menyatakan Dnipro merupakan tim yang penampilannya kerap menyulitkan lawan.
“Dnipro merupakan tim yang tidak banyak kebobolan, mereka juga hanya kalah dua kali di Liga Primer Ukraina 2015. Mereka punya pemain dengan determinasi tinggi, berpengalaman dan berkualitas," kata Benitez dilansir Football-Italia.
Menurut mantan pelatih Chelsea itu, Dnipro punya pemain yang ada level tertinggi dari segi teknis. Cara bertahan dan serangan balik, pasukan Myron Markevych dinilai Benitez sangat bagus. "Taktik mereka terorganisasi dengan baik, dan akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Tapi, kami mematok final dan berharap fans mendukung kami," ujar Benitez.
(sha)