Kisruh Turunkan Minat Jadi Pemain Sepak Bola Indonesia

Senin, 11 Mei 2015 - 15:20 WIB
Kisruh Turunkan Minat...
Kisruh Turunkan Minat Jadi Pemain Sepak Bola Indonesia
A A A
SLEMAN - Kisruh sepak bola Indonesia membuat minat warga menjadi pesepakbola menurun. Minat tersebut semakin turun setelah meledaknya perseteruan Kemenpora dan PSSI yang berbuntut terhentinya kompetisi. Akibatnya, insan bola Tanah Air menjadi korban ego dua lembaga olahraga sepak bola tersebut.

”Sepak bola ini merupakan profesi seluruh pelaku di lapangan, berapa banyak pemain profesional, berapa jumlah pelatih serta perangkat pertandingan. Itu semua pasti terdampak paling besar karena tak bisa mencari nafkah dari pekerjaan utama ini,''tandas Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono.

Pelatih pemegang lisensi A AFC tersebut mengatakan, untuk menjadikan pelaku sepak bola di lapangan bisa profesional bukan sebuah langkah mudah. Butuh proses dan waktu yang tidak sedikit. Sementara dengan penghentian kompetisi, maka proses yang harusnya dilalui menjadi buyar. Sehingga hilang pula kesempatan untuk bisa menjadikan sepak bola di Indonesia berjalan profesional.

Perseteruan di level atas ditegaskan Jaya menjadikan pelaku sepak bola menjadi korban karena tidak bisa berkarir secara profesional. Hal tersebutlah yang membuat saat ini sudah banyak pemain yang kehilangan semangat untuk terjun dalam dunia sepak bola.

"Bagaimana ketika sepak bola tidak bisa digunakan untuk hidup seperti saat ini. Sangat berbeda sekali dengan dulu, anak-anak muda kehilangan harapan pasti,"tandasnya

Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara berharap, kisruh sepak bola Indonesia bisa segera teratasi. Hal itu dikarenakan, perseteruan yang terjadi telah meninggalkan dampak kepada ratusan bahkan ribuan orang yang menggantungkan hidup dari sepak bola di Indonesia.

Mantan pemain Timnas Senior era 2000-an tersebut menyebut, masyarakat sepak bola secara teknis hanya menginginkan adanya sepak bola yang sehat, berprestasi dan damai. Sehingga tercipta sepak bola sebagai olahraga yang memberikan hiburan bagi masyarakat luas. ''Harapannya kompetisi sepak bola di Indonesia bisa segera bisa berjalan normal lagi dan bisa berprestasi sebaik mungkin,''pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Tokoh Sepak Bola Nasional,...
Tokoh Sepak Bola Nasional, Andi Darussalam Tabusalla Meninggal Dunia
Nostalgia Sepak Bola...
Nostalgia Sepak Bola 'Kampung' di atas Gedung Pasar Utara Jakarta
Tim Ismed Sofyan Mengaum,...
Tim Ismed Sofyan Mengaum, Raih Gelar Bintang Muda 2025 dan Bawa Hadiah Rp100 Juta
Profil Alistair Smith,...
Profil Alistair Smith, Rekrutan Anyar PSSI Pengembang Kurikulum Sepak Bola
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
Solidaritas Antarsuporter...
Solidaritas Antarsuporter Desak PSSI Benahi Sepak Bola Nasional
Berita Terkini
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
46 menit yang lalu
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
1 jam yang lalu
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
1 jam yang lalu
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
4 jam yang lalu
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
4 jam yang lalu
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved