Gawat! Duel Filip Hrgovic vs Andy Ruiz Terhalang Aturan Main IBF
Rabu, 15 Februari 2023 - 15:17 WIB
Penawaran tersebut harus disertai dengan biaya partisipasi sebesar USD5.000 yang tidak dapat dikembalikan. Pemenang lelang juga harus menyerahkan deposit sebesar sepuluh persen dari jumlah total pada saat dengar pendapat, diikuti dengan sepuluh persen lainnya dalam waktu lima hari kerja setelah prosedur lelang.
Namun, ada masalah yang mencolok. Peraturan IBF 16.B yang mengatur para kontestan untuk perebutan gelar interim menyatakan bahwa "[jika] laga interim tidak dapat dinegosiasikan, tidak ada tawaran hadiah yang akan diadakan. Para kontestan harus menyetujui persyaratan pertandingan. Pemenang dari laga perebutan gelar interim ini akan menjadi penantang wajib bagi sang Juara."
Bahasa dari keputusan ini jelas menunjukkan bahwa laga yang dipesan tersebut akan berakhir dengan sebuah kesepakatan yang dicapai untuk sebuah perebutan gelar interim, atau dibubarkan begitu saja jika tidak ada kesepakatan di antara para kontestan yang mengajukan diri. Konflik ini lebih jauh diilustrasikan dengan tidak adanya pembagian hadiah yang pasti untuk pertandingan yang dipesan, dalam surat yang dikirimkan ke semua promotor yang terdaftar di IBF.
Petinju Kroasia, Hrgovic (15-0, 12KO), menjadi penantang wajib IBF bagi pemegang gelar juara dunia kelas berat versi WBA/IBF/WBO, Oleksandr Usyk (20-0, 13 KO). Peraih medali perunggu Olimpiade 2016 ini melaju ke posisi penantang teratas setelah meraih kemenangan angka atas Zhang Zhilei (21-1-1, 13KO), 20 Agustus lalu di Jeddah, Arab Saudi.
Pertarungan ini menjadi laga tambahan pertandingan Usyk yang mengulangi kemenangan atas Anthony Joshua dari Inggris (24-3, 22KO) untuk mempertahankan gelar juara dunia yang direbutnya dari sang juara dunia dua kali dalam pertemuan pertama mereka pada bulan September 2021 di Tottenham Hotspur Stadium, London Utara. Hrgovic sangat ingin menjalani pertarungan yang tidak terlalu padat, sementara Usyk telah disetujui untuk mengejar gelar juara yang tak terbantahkan melawan penguasa kelas berat versi WBC, Tyson Fury (33-0-1, 24KO).
IBF awalnya memerintahkan perebutan gelar wajib antara Usyk dan Hrgovic pada 12 November lalu, dengan pihak Hrgovic menuntut sidang penawaran hadiah segera. IBF awalnya memerintahkan perebutan gelar wajib antara Usyk dan Hrgovic pada 12 November lalu, dengan pihak Hrgovic menuntut sidang penawaran hadiah segera. Masalah ini ditunda hingga awal bulan ini, ketika IBF mengakui bahwa WBA berada di urutan berikutnya dalam rotasi penantang wajib.
Namun, ada masalah yang mencolok. Peraturan IBF 16.B yang mengatur para kontestan untuk perebutan gelar interim menyatakan bahwa "[jika] laga interim tidak dapat dinegosiasikan, tidak ada tawaran hadiah yang akan diadakan. Para kontestan harus menyetujui persyaratan pertandingan. Pemenang dari laga perebutan gelar interim ini akan menjadi penantang wajib bagi sang Juara."
Bahasa dari keputusan ini jelas menunjukkan bahwa laga yang dipesan tersebut akan berakhir dengan sebuah kesepakatan yang dicapai untuk sebuah perebutan gelar interim, atau dibubarkan begitu saja jika tidak ada kesepakatan di antara para kontestan yang mengajukan diri. Konflik ini lebih jauh diilustrasikan dengan tidak adanya pembagian hadiah yang pasti untuk pertandingan yang dipesan, dalam surat yang dikirimkan ke semua promotor yang terdaftar di IBF.
Petinju Kroasia, Hrgovic (15-0, 12KO), menjadi penantang wajib IBF bagi pemegang gelar juara dunia kelas berat versi WBA/IBF/WBO, Oleksandr Usyk (20-0, 13 KO). Peraih medali perunggu Olimpiade 2016 ini melaju ke posisi penantang teratas setelah meraih kemenangan angka atas Zhang Zhilei (21-1-1, 13KO), 20 Agustus lalu di Jeddah, Arab Saudi.
Pertarungan ini menjadi laga tambahan pertandingan Usyk yang mengulangi kemenangan atas Anthony Joshua dari Inggris (24-3, 22KO) untuk mempertahankan gelar juara dunia yang direbutnya dari sang juara dunia dua kali dalam pertemuan pertama mereka pada bulan September 2021 di Tottenham Hotspur Stadium, London Utara. Hrgovic sangat ingin menjalani pertarungan yang tidak terlalu padat, sementara Usyk telah disetujui untuk mengejar gelar juara yang tak terbantahkan melawan penguasa kelas berat versi WBC, Tyson Fury (33-0-1, 24KO).
IBF awalnya memerintahkan perebutan gelar wajib antara Usyk dan Hrgovic pada 12 November lalu, dengan pihak Hrgovic menuntut sidang penawaran hadiah segera. IBF awalnya memerintahkan perebutan gelar wajib antara Usyk dan Hrgovic pada 12 November lalu, dengan pihak Hrgovic menuntut sidang penawaran hadiah segera. Masalah ini ditunda hingga awal bulan ini, ketika IBF mengakui bahwa WBA berada di urutan berikutnya dalam rotasi penantang wajib.
Lihat Juga :