Devin Haney Benci Lomachenko: Aku Hajar Dia, Aku Pensiunkan Dia!
Jum'at, 12 Mei 2023 - 09:27 WIB
"Dia membuat saya menunggu empat tahun untuk melawannya, sejak saya berusia 20 tahun," kata Haney dalam bagian pertama dari acara Blood, Sweat & Tears di ESPN: Haney vs Lomachenko yang ditayangkan pada hari Minggu. "Saya tidak menyukai Loma. Saya sangat ingin mengalahkannya. Saya ingin mengirimnya ke masa pensiun."
Devin Haney (29-0, 15KO) akan mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan miliknya melawan petinju Ukraina, Lomachenko (17-2, 11KO) pada tanggal 20 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada. Seperti yang dikatakan oleh Haney, laga ini pertama kali diincar oleh petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat ini pada tahun 2019.
Lomachenko merebut gelar WBC yang masih lowong dan mempertahankan sabuk kelas ringan WBA dan WBO dalam kemenangan angka mutlak selama dua belas ronde atas petinju Inggris, Luke Campbell, dalam pertarungan peraih medali emas Olimpiade bulan Agustus 2019. Haney merebut gelar kelas ringan WBC interim hanya dua minggu kemudian dalam sebuah kemenangan pada ronde keempat atas Zaur Abdullaev, yang tak terkalahkan saat mereka bertarung pada bulan September 2019 di New York.
Lomachenko kemudian dinobatkan sebagai penantang gelar WBC 'Franchise' atas permintaan promotor Top Rank pada bulan Oktober 2019 selama konvensi tahunan WBC. Haney ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh, setelah mempertahankan sabuknya sebanyak enam kali, termasuk kemenangannya dalam dua belas ronde atas pemegang gelar WBA, IBF, dan WBO yang saat itu tak terkalahkan, George Kambosos Jr. untuk menyatukan divisi ringan pada 5 Juni lalu di Melbourne, Australia.
Baca Juga: Sumpah Devin Haney: Aku Pemegang Kunci Tinju Kelas Ringan
Devin Haney (29-0, 15KO) akan mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan miliknya melawan petinju Ukraina, Lomachenko (17-2, 11KO) pada tanggal 20 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada. Seperti yang dikatakan oleh Haney, laga ini pertama kali diincar oleh petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat ini pada tahun 2019.
Lomachenko merebut gelar WBC yang masih lowong dan mempertahankan sabuk kelas ringan WBA dan WBO dalam kemenangan angka mutlak selama dua belas ronde atas petinju Inggris, Luke Campbell, dalam pertarungan peraih medali emas Olimpiade bulan Agustus 2019. Haney merebut gelar kelas ringan WBC interim hanya dua minggu kemudian dalam sebuah kemenangan pada ronde keempat atas Zaur Abdullaev, yang tak terkalahkan saat mereka bertarung pada bulan September 2019 di New York.
Lomachenko kemudian dinobatkan sebagai penantang gelar WBC 'Franchise' atas permintaan promotor Top Rank pada bulan Oktober 2019 selama konvensi tahunan WBC. Haney ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh, setelah mempertahankan sabuknya sebanyak enam kali, termasuk kemenangannya dalam dua belas ronde atas pemegang gelar WBA, IBF, dan WBO yang saat itu tak terkalahkan, George Kambosos Jr. untuk menyatukan divisi ringan pada 5 Juni lalu di Melbourne, Australia.
Baca Juga: Sumpah Devin Haney: Aku Pemegang Kunci Tinju Kelas Ringan
Lihat Juga :