Atlet dan Pelatih Menembak Indonesia Mulai Rasakan Manfaat 12th Youth Training Camp & Coaching Course 2023

Selasa, 04 Juli 2023 - 20:55 WIB
Selama 11 hari pelatihan, peserta akan menerima materi pelatihan yang mencakup teknik menembak, kepelatihan, nutrisi atlet, serta pengetahuan mendalam mengenai senjata yang digunakan dan peraturan internasional dalam menembak ISSF.

Joni menjelaskan bahwa fokus pelatihan ini adalah nomor air rifle dan peserta yang masih berusia muda. Atlet muda memiliki potensi pengembangan yang lebih besar dibandingkan atlet senior. Joni menyampaikan pendapatnya kepada media termasuk MNC Portal Indonesia saat diwawancarai di Lapangan Tembak Senayan pada Selasa (4/7/2023).

"Jadi pelatihan ini difokuskan pada nomor air rifle dan untuk atlet muda. Karena atlet muda lebih mudah untuk dibentuk," kata Joni.

Selain itu, Joni juga menyatakan bahwa para atlet dan pelatih Indonesia sudah mulai merasakan manfaat dari pelatihan ini, meskipun baru berjalan tiga hari. Mereka telah dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki baik dari sisi atlet maupun pelatih.

"Dalam beberapa hari ini, kita sudah melihat beberapa kemajuan yang dicapai oleh atlet kita dari pelatihan ini. Pelatih juga dapat melihat kekurangan-kekurangan seperti sikap, cara memegang senjata, cara menembak, dan beberapa hal itu sudah diperbaiki dalam beberapa hari terakhir," ujar Joni.

Joni juga mengungkapkan rencananya untuk mendirikan akademi menembak di Indonesia dengan mengadopsi program yang sudah ada di akademi menembak yang didirikan oleh Deepak K. Dubey di India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!