Profil Steffi Graf, Ratu Tenis yang Melegenda
Rabu, 26 Juli 2023 - 17:02 WIB
Baca Juga: Kisah Emma Raducanu, Dipuja Ketika Juara, Dihujat saat Terpuruk
Ketika Steffi menginjak usia 15 tahun, dirinya dipercaya untuk mewakili Jerman di ajang demonstrasi Olimpiade Los Angeles, AS. Meski berhasil memenangkan turnamen tersebut, dia tidak mendapatkan medali karena merupakan ajang demonstrasi.
Sampai pada akhirnya Steffi mampu menjadi momok menakutkan bagi para lawannya setelah mengalahkan sang ratu tenis dunia kala itu Martina Navratilova di sejumlah turnamen WTA di final Jerman Open 1986.
Tak butuh waktu lama bagi Steffi untuk meraih gelar selanjutnya. Karena pada 1987 dia berhasil menjuarai Grand Slam di Prancis Open dengan mengalahkan lawan yang sama yakni Martina Navratilova di final.
Baca Juga: 3 Atlet Israel Paling Kontroversial, Salah Satunya Latihan Dekat Fasilitas Nuklir Iran
Barulah pada 1988 Steffi benar-benar menjadi ratu baru di arena tenis dengan menjadi juara di empat seri Grand slam pada tahun itu yaitu Australia, Prancis, Wimbledon dan Amerika.
Perolehan gelar Steffi di kala itu semakin lengkap setelah menjuarai Olimpiade Seoul dengan mengalahkan Gabriela Sabatini di final, hingga pada 1988 dirinya mendapat penghargaan The Golden slam.
Ketika Steffi menginjak usia 15 tahun, dirinya dipercaya untuk mewakili Jerman di ajang demonstrasi Olimpiade Los Angeles, AS. Meski berhasil memenangkan turnamen tersebut, dia tidak mendapatkan medali karena merupakan ajang demonstrasi.
Sampai pada akhirnya Steffi mampu menjadi momok menakutkan bagi para lawannya setelah mengalahkan sang ratu tenis dunia kala itu Martina Navratilova di sejumlah turnamen WTA di final Jerman Open 1986.
Tak butuh waktu lama bagi Steffi untuk meraih gelar selanjutnya. Karena pada 1987 dia berhasil menjuarai Grand Slam di Prancis Open dengan mengalahkan lawan yang sama yakni Martina Navratilova di final.
Baca Juga: 3 Atlet Israel Paling Kontroversial, Salah Satunya Latihan Dekat Fasilitas Nuklir Iran
Barulah pada 1988 Steffi benar-benar menjadi ratu baru di arena tenis dengan menjadi juara di empat seri Grand slam pada tahun itu yaitu Australia, Prancis, Wimbledon dan Amerika.
Perolehan gelar Steffi di kala itu semakin lengkap setelah menjuarai Olimpiade Seoul dengan mengalahkan Gabriela Sabatini di final, hingga pada 1988 dirinya mendapat penghargaan The Golden slam.
Lihat Juga :