Tyson Fury dan Oleksandr Usyk Didesak Suarakan Masalah HAM di Arab Saudi
Minggu, 01 Oktober 2023 - 09:09 WIB
Karena itu, Amnesty International meminta Fury dan Usyk untuk menggunakan media sosial mereka untuk menarik perhatian dunia terhadap catatan hak asasi manusia di Arab Saudi. "Baik Tyson Fury dan Oleksandr Usyk harus memahami bagaimana pertarungan ini akan digunakan oleh otoritas Saudi untuk memproyeksikan citra mewah negara tersebut jauh dari kenyataan kelam dipenjara karena menyuarakan pendapat Anda, penyiksaan yang meluas, pengadilan yang tidak adil dan lain-lain. eksekusi massal," harap Felix Jakens selaku Kepala Kampanye Prioritas dan Individu yang Berisiko di Amnesty International Inggris dikutip dari DailyStar, Sabtu (30/9/2023).
"Di antara banyak kasus lainnya, pensiunan guru Saudi Mohammad bin Nasser al-Ghamdi baru-baru ini dijatuhi hukuman mati karena pernyataan damainya di Twitter dan YouTube, dan mahasiswa PhD Universitas Leeds Salma al-Shehab mendekam di penjara karena berani men-tweet tentang hal tersebut. hak-hak perempuan di Arab Saudi."
"Kami ingin melihat Tyson Fury atau Oleksandr Usyk menggunakan platform mereka untuk berbicara tentang masalah hak asasi manusia di Arab Saudi, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh seluruh penduduk Saudi tanpa risiko dipenjara atau lebih buruk lagi," tambahnya.
Baca Juga: Karier Canelo di Ring Tinju Tersisa 4 atau 5 Tahun
Sekadar informasi, Arab Saudi sejak pertarungan Anthony Joshua telah menjadi pusat beberapa acara olahraga terbesar di dunia. Namun hal ini bukannya tanpa kritik luas.
"Di antara banyak kasus lainnya, pensiunan guru Saudi Mohammad bin Nasser al-Ghamdi baru-baru ini dijatuhi hukuman mati karena pernyataan damainya di Twitter dan YouTube, dan mahasiswa PhD Universitas Leeds Salma al-Shehab mendekam di penjara karena berani men-tweet tentang hal tersebut. hak-hak perempuan di Arab Saudi."
"Kami ingin melihat Tyson Fury atau Oleksandr Usyk menggunakan platform mereka untuk berbicara tentang masalah hak asasi manusia di Arab Saudi, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh seluruh penduduk Saudi tanpa risiko dipenjara atau lebih buruk lagi," tambahnya.
Baca Juga: Karier Canelo di Ring Tinju Tersisa 4 atau 5 Tahun
Sekadar informasi, Arab Saudi sejak pertarungan Anthony Joshua telah menjadi pusat beberapa acara olahraga terbesar di dunia. Namun hal ini bukannya tanpa kritik luas.
Lihat Juga :