Manchester United Gerah dengan Omong Kosong Isu Transfer

Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Pemain asal Inggris itu sejatinya terikat kontrak hingga 2022 dan direktur Die Borussen Michael Zorc tegas ingin mempertahankannya. “Sancho adalah pemain sepak bola luar biasa. Saya akan senang jika dia masih bermain dengan kami musim ini. Kita harus tetap berpegang pada fakta bahwa kami masih memiliki kontrak dengannya hingga 2022,” katanya dilansir sportskeeda.com.

Namun, MU terus bergerak. Mereka berencana menggunakan taktik transfer sama yang membuat Bruno Fernandes menyetujui kesepakatan di akhir Januari lalu untuk mendatangkan Sancho. Kepala eksekutif, Ed Woodward, ingin menurunkan harga yang diminta Dortmund, yakni 108 juta poundsterling.

Manchester Evening News mengklaim Woodward ingin membuat sebagian besar dari kesepakatan terkait kinerja. Cara ini merupakan taktik yang sama saat menandatangani Fernandes dari Sporting Lisbon. Ketika itu, MU membayar biaya awal 47 juta poundsterling untuk bintang Portugal tersebut dengan tambahan 20,7 juta poundsterling jika MU bermain di Liga Champions. (Baca juga: Stunting pada Anak Dipicu dari Perilaku Salah Masyarakat)

Cara ini diharapkan mengurangi dampak pada keuangan klub, yang berarti lebih banyak dana bisa diinvestasikan di area lain dari tim. Itu juga akan memengaruhi jumlah uang yang akan diterima rival Manchester City (Man City). Seperti diketahui, The Citizens menerima 15% dari transfer Sancho yang bernilai lebih dari 8 juta poundsterling.

Harapan MU semakin meninggi karena Dortmund sedang mempertimbangkan gelandang Olympique Lyon yang juga mantan pemain The Red Devils (2015–2017), Memphis Depay. Jika Depay datang, maka Sancho kemungkinan besar akan dipersilakan pergi dari Signal Iduna Park.

Arsenal juga berpikir keras terkait masa depan kapten sekaligus penyerang Pierre-Emerick Aubameyang masih ramai diperbincangkan. Menyisakan kontrak satu tahun, Aubameyang yang sukses membawa The Gunners juara Piala FA musim ini jelas menjadi incaran klub-klub top Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!