Catat Jadwal Baru Tyson Fury vs Oleksandr Usyk, Turki: 18 Mei!
Minggu, 04 Februari 2024 - 06:17 WIB
Kejuaraan kelas berat versi WBA, WBC, WBA, IBF dan WBO ini sebelumnya dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Februari di Kingdom Arena, Riyadh. Fury dari Inggris (34-0-1, 24KO) terpaksa membatalkan rencana tersebut setelah mengalami cedera dalam sesi latih tanding baru-baru ini, yang membuatnya harus menjalani perawatan.
Oleksandr Usyk (21-0, 14KO) dan timnya merasa kesal dengan perkembangan ini. Alex Krassyuk, promotor Usyk, bahkan menyatakan dalam sebuah Instagram Live story bahwa WBC harus menurunkan peringkat Fury menjadi 'Champion in Recess' dan memberi kesempatan bagi Usyk untuk menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi dengan seluruh sabuk yang dipertaruhkan.
Pihak penyelenggara sempat menjajaki kemungkinan adanya penantang pengganti untuk Usyk. Penantang wajib IBF, Filip Hrgovic (17-0, 14KO), dengan cepat muncul sebagai kandidat terdepan sebelum keputusan dibuat untuk membatalkan acara 'Ring of Fire' pada 17 Februari.
Fury telah diakui sebagai juara dunia dan WBC sejak penghentian pada ronde ketujuh bulan Februari 2020 atas pemegang gelar yang tak terkalahkan dan telah lama berkuasa, Deontay Wilder (43-3-1, 42KO), di Las Vegas. Ia telah tiga kali mempertahankan gelar, namun tidak ada yang berhasil sejak penghentian pada ronde kesepuluh bulan Desember 2022 atas petinju senegaranya, Derek Chisora, dalam sebuah laga trilogi yang tidak berarti.
Satu-satunya pertarungannya sejak saat itu adalah kemenangan angka tipis atas mantan juara kelas berat UFC Francis Ngannou, yang melakukan debut profesionalnya dalam pertandingan mereka pada 28 Oktober lalu untuk memulai 'Riyadh Season'. Fury sempat terjatuh pada ronde ketiga, namun ia mampu bangkit dan meraih kemenangan melalui keputusan terbelah (split decision) dalam laga tanpa gelar tersebut.
Oleksandr Usyk (21-0, 14KO) dan timnya merasa kesal dengan perkembangan ini. Alex Krassyuk, promotor Usyk, bahkan menyatakan dalam sebuah Instagram Live story bahwa WBC harus menurunkan peringkat Fury menjadi 'Champion in Recess' dan memberi kesempatan bagi Usyk untuk menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi dengan seluruh sabuk yang dipertaruhkan.
Pihak penyelenggara sempat menjajaki kemungkinan adanya penantang pengganti untuk Usyk. Penantang wajib IBF, Filip Hrgovic (17-0, 14KO), dengan cepat muncul sebagai kandidat terdepan sebelum keputusan dibuat untuk membatalkan acara 'Ring of Fire' pada 17 Februari.
Fury telah diakui sebagai juara dunia dan WBC sejak penghentian pada ronde ketujuh bulan Februari 2020 atas pemegang gelar yang tak terkalahkan dan telah lama berkuasa, Deontay Wilder (43-3-1, 42KO), di Las Vegas. Ia telah tiga kali mempertahankan gelar, namun tidak ada yang berhasil sejak penghentian pada ronde kesepuluh bulan Desember 2022 atas petinju senegaranya, Derek Chisora, dalam sebuah laga trilogi yang tidak berarti.
Satu-satunya pertarungannya sejak saat itu adalah kemenangan angka tipis atas mantan juara kelas berat UFC Francis Ngannou, yang melakukan debut profesionalnya dalam pertandingan mereka pada 28 Oktober lalu untuk memulai 'Riyadh Season'. Fury sempat terjatuh pada ronde ketiga, namun ia mampu bangkit dan meraih kemenangan melalui keputusan terbelah (split decision) dalam laga tanpa gelar tersebut.
Lihat Juga :