Presiden WBO Tolak Wacana 6 Juri Kawal Duel Fury vs Usyk
Minggu, 24 Maret 2024 - 17:07 WIB
"Hakim tinju mempunyai pekerjaan yang tidak menyenangkan, karena mereka jarang dikenali sampai ada keputusan kontroversial. Kemudian, mereka dapat dianggap korup, buta, tidak kompeten, dan bahkan kriminal jika kinerja mereka dianggap tidak memadai. Perbedaan antara penilaian juri dan penilaian orang lain mempunyai banyak variabel, yang pada akhirnya dapat menentukan perbedaan pendapat."
Soal kontroversi hakim tinju, Sulaiman coba menjelaskan rumusnya. Dikatakannya, ada banyak hal yang tidak diketahui penggemar awam tentang kriteria resmi tindakan mencetak poin dalam tinju.
Hakim dilatih dan disertifikasi untuk mencapai keseragaman dalam apa yang harus mereka lihat, pahami, proses, dan nilai. Hal terpenting bagi petinju adalah menghubungkan pukulan, kualitas daripada kuantitas, efektivitasnya, dan efek dampaknya.
Baca Juga: Promotor Benavidez Bersedia Gelontorkan Rp2,7 Triliun untuk Canelo demi Pertarungan di November
"Gaya yang mendominasi babak juga dipertimbangkan, siapa yang berhasil memaksakan gayanya kepada lawan. Kriteria terakhir adalah agresivitas murni. Pukulan yang meleset, pukulan yang mendarat dengan sarung tangan, atau di area ilegal tidak dihitung. Agresivitas yang efektif adalah yang terpenting, terlepas dari apakah Anda maju, mengambil langkah menyamping, atau bahkan mundur, namun keterhubungan adalah hal yang harus dipertimbangkan.
Soal kontroversi hakim tinju, Sulaiman coba menjelaskan rumusnya. Dikatakannya, ada banyak hal yang tidak diketahui penggemar awam tentang kriteria resmi tindakan mencetak poin dalam tinju.
Hakim dilatih dan disertifikasi untuk mencapai keseragaman dalam apa yang harus mereka lihat, pahami, proses, dan nilai. Hal terpenting bagi petinju adalah menghubungkan pukulan, kualitas daripada kuantitas, efektivitasnya, dan efek dampaknya.
Baca Juga: Promotor Benavidez Bersedia Gelontorkan Rp2,7 Triliun untuk Canelo demi Pertarungan di November
"Gaya yang mendominasi babak juga dipertimbangkan, siapa yang berhasil memaksakan gayanya kepada lawan. Kriteria terakhir adalah agresivitas murni. Pukulan yang meleset, pukulan yang mendarat dengan sarung tangan, atau di area ilegal tidak dihitung. Agresivitas yang efektif adalah yang terpenting, terlepas dari apakah Anda maju, mengambil langkah menyamping, atau bahkan mundur, namun keterhubungan adalah hal yang harus dipertimbangkan.
Lihat Juga :