Fabio Wardley Pertahankan Gelar, Perpanjang Rekor 17-0

Senin, 01 April 2024 - 09:09 WIB
Clarke memenuhi hitungan kedelapan dari wasit Steve Gray dan kemudian merasa lega saat mendengar bel berbunyi, yang mungkin saja berarti bahwa ia telah menyelamatkannya. Persepsi bahwa ia adalah atlet yang tidak diunggulkan karena pengalaman yang dimiliki Wardley membuat awal yang menggembirakan ini menjadi beresiko, dan harapannya semakin berkurang saat setelah ronde keenam yang kompetitif, ia harus kehilangan satu poin karena ia harus menerima pukulan rendah.

Kecerobohan Wardley, dan tekadnya untuk memaksakan penghentian, semakin efektif, namun ia mulai kelelahan dan mulai melambat. Clarke tetap kompetitif dan terus menyarangkan jab dengan konsistensi hingga hidungnya mengeluarkan darah yang semakin deras, dan pada ronde ke-10, Gray meminta dokter di sisi ring untuk memeriksa tingkat kerusakannya.

Petarung yang lebih lemah, dan mungkin dokter yang lebih bijaksana, mungkin akan senang jika laga ini berakhir pada saat itu. Namun, Wardley, yang menyadari bahwa ia berada di jalur kemenangan tipis, dengan gigih berjuang. Kedua tim petarung - termasuk Dillian Whyte, yang bekerja bersama Wardley - meninggalkan tempat duduk mereka di sisi ring di beberapa titik untuk beradu argumen dengan Gray dan mencoba memengaruhi petarung mereka, namun Clarke tidak dapat berbuat banyak.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!