Preview PSG vs Bayern Muenchen: Perang Bintang!
Minggu, 23 Agustus 2020 - 07:04 WIB
"Paris adalah tim hebat, mereka berjuang menuju semifinal dan kemudian mencapai final. Kami akan menganalisis beberapa hal, kami tahu mereka memiliki pemain yang cepat. Kami akan mengatur pertahanan kami," kata Flick. (Baca juga: Polisi Cabut Larangan Penggemar Kenakan Atribut PSG di Pusat Kota Marseille ).
Bayern mengandalkan kiper Manuel Neuer di lini pertahanan terakhir. Kapten dan penjaga gawang Jerman itu tampil luar biasa sepanjang musim. Sedangkan di lini pertahanan, pulihnya Benjamin Pavard menjadi angin segara. Jika bek Prancis itu kembali ke bek kanan, Joshua Kimmich bisa memulai di lini tengah berpasangan dengan Leon Goretzka.
Menempatkan Pavard di bek kanan akan membuat pertahanan Bayern lebih stabil melawan PSG, terutama mengingat Neymar akan menyerang di posisi sayap. Sedangkan Kimmich dan Goretzka cocok untuk melawan gelandang PSG Marco Verratti, yang mungkin salah satu gelandang terbaik di dunia. Lini depan Bayern yang mengandalkan Ivan Perisic, Robert Lewandowski, dan Serge Gnabry bisa jadi ancaman berbahaya bagi pertahanan PSG.
PSG mencapai final kompetisi Eropa besar ketiga mereka, sebelumnya Les Parisien melakukannya di Piala Winners 1995/96 dan 1996/97, memenangkan pertandingan pertama melawan SK Rapid Wien 1-0 dan kalah 0-1 dari Barcelona.
PSG merupakan tim Prancis kelima yang mencapai final Piala Eropa/Liga Champions, dan yang pertama sejak AS Monaco pada 2004. Hanya satu dari empat tim sebelumnya yang menang, dengan Marseille menang 1-0 melawan AC Milan di final Liga Champions 1993.
Sedangkan Bayern ingin menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Eropa/Liga Champions yang menang 11 laga beruntun. Dua tim sebelumnya yang menang 10 laga berturut-turut adalah Bayern (April-November 2013) dan Real Madrid (April 2014-Februari 2015).
Perkiraan pemain
Paris Saint-Germain (4-3-3): Sergio Rico; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Ander Herrera, Marquinhos, Marco Verratti; Angel Di MarĂa, Neymar, Kylian Mbappe
Bayern mengandalkan kiper Manuel Neuer di lini pertahanan terakhir. Kapten dan penjaga gawang Jerman itu tampil luar biasa sepanjang musim. Sedangkan di lini pertahanan, pulihnya Benjamin Pavard menjadi angin segara. Jika bek Prancis itu kembali ke bek kanan, Joshua Kimmich bisa memulai di lini tengah berpasangan dengan Leon Goretzka.
Menempatkan Pavard di bek kanan akan membuat pertahanan Bayern lebih stabil melawan PSG, terutama mengingat Neymar akan menyerang di posisi sayap. Sedangkan Kimmich dan Goretzka cocok untuk melawan gelandang PSG Marco Verratti, yang mungkin salah satu gelandang terbaik di dunia. Lini depan Bayern yang mengandalkan Ivan Perisic, Robert Lewandowski, dan Serge Gnabry bisa jadi ancaman berbahaya bagi pertahanan PSG.
PSG mencapai final kompetisi Eropa besar ketiga mereka, sebelumnya Les Parisien melakukannya di Piala Winners 1995/96 dan 1996/97, memenangkan pertandingan pertama melawan SK Rapid Wien 1-0 dan kalah 0-1 dari Barcelona.
PSG merupakan tim Prancis kelima yang mencapai final Piala Eropa/Liga Champions, dan yang pertama sejak AS Monaco pada 2004. Hanya satu dari empat tim sebelumnya yang menang, dengan Marseille menang 1-0 melawan AC Milan di final Liga Champions 1993.
Sedangkan Bayern ingin menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Eropa/Liga Champions yang menang 11 laga beruntun. Dua tim sebelumnya yang menang 10 laga berturut-turut adalah Bayern (April-November 2013) dan Real Madrid (April 2014-Februari 2015).
Perkiraan pemain
Paris Saint-Germain (4-3-3): Sergio Rico; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Ander Herrera, Marquinhos, Marco Verratti; Angel Di MarĂa, Neymar, Kylian Mbappe
Lihat Juga :