Sensasi Anthony Olascuaga Rebut Sabuk WBO Kelas Terbang
Minggu, 21 Juli 2024 - 09:01 WIB
Olascuaga, 25 tahun, yang agresif, jelas telah bergerak dengan cepat. Ia tampil sensasional, dan nampaknya akan menjadi faktor utama dalam divisi 112 kilogram ini untuk beberapa tahun ke depan. Issei Aramoto, 1-0 (1 KO) memulai perebutan gelar juara dunia dan mengawali karier profesionalnya dengan sukses dengan mencetak KO atas Mongontsooj Nandinerdine, 2-2-1 (2 KO), pada ronde keenam dan terakhir di divisi super middleweight.
Nandinerdine melontarkan pukulan kanan ke arah kepala Aramoto sesuka hati pada ronde pembuka, namun meski terlihat tegang, petarung Jepang ini terus menekan dan berkonsentrasi menyerang ke arah tubuh lawannya. Pada ronde kedua, Aramoto nampak mulai terbiasa dengan tugasnya, namun petarung Mongolia yang penuh aksi itu sulit untuk meleset dengan serangan pendek dan tajamnya.
Baca Juga: Penyesalan Ryan Garcia Ngamuk di Rumah Mantan Istri: Saya Menyakit Anak-anak!
Kedua petarung ini menerima peringatan atas pelanggaran yang mereka lakukan pada ronde kedua, dan Nandinerdine nampak beruntung dapat lolos dari hukuman setelah sebuah benturan di kepala, namun ia tetap memegang kendali. Walau tidak ada kekuatan besar di balik serangannya, sebuah uppercut kanannya sangat menyengat Aramoto, dan atlet berusia 24 tahun itu nampak kehilangan arah.
Aramoto maju dengan lebih bersemangat pada ronde keempat, menyakiti Nandinerdine dengan sebuah hook kiri dan memaksanya kembali ke pojok ring. Daripada membiarkan Nandinerdine turun terlebih dahulu, Aramoto belajar untuk menerima serangan ini.
Nandinerdine melontarkan pukulan kanan ke arah kepala Aramoto sesuka hati pada ronde pembuka, namun meski terlihat tegang, petarung Jepang ini terus menekan dan berkonsentrasi menyerang ke arah tubuh lawannya. Pada ronde kedua, Aramoto nampak mulai terbiasa dengan tugasnya, namun petarung Mongolia yang penuh aksi itu sulit untuk meleset dengan serangan pendek dan tajamnya.
Baca Juga: Penyesalan Ryan Garcia Ngamuk di Rumah Mantan Istri: Saya Menyakit Anak-anak!
Kedua petarung ini menerima peringatan atas pelanggaran yang mereka lakukan pada ronde kedua, dan Nandinerdine nampak beruntung dapat lolos dari hukuman setelah sebuah benturan di kepala, namun ia tetap memegang kendali. Walau tidak ada kekuatan besar di balik serangannya, sebuah uppercut kanannya sangat menyengat Aramoto, dan atlet berusia 24 tahun itu nampak kehilangan arah.
Aramoto maju dengan lebih bersemangat pada ronde keempat, menyakiti Nandinerdine dengan sebuah hook kiri dan memaksanya kembali ke pojok ring. Daripada membiarkan Nandinerdine turun terlebih dahulu, Aramoto belajar untuk menerima serangan ini.
(aww)
Lihat Juga :