Dihajar Petinju Transgender, Angela Carini Menyerah Takut Hidungnya Patah

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 08:28 WIB
"Saya sangat kecewa. Saya naik ring untuk menghormati ayah saya. Saya sering diberitahu bahwa saya seorang pejuang, tetapi saya lebih memilih untuk berhenti demi kesehatan saya. Saya belum pernah merasakan pukulan seperti ini," jelas Carini dikutip dari The Guardian, Jumat (2/8/2024).

"Saya naik ring untuk bertarung. Saya tidak menyerah, tetapi satu pukulan terlalu menyakitkan, jadi saya bilang cukup. Saya akan keluar dengan kepala tegak. Setelah pukulan kedua, setelah bertahun-tahun berpengalaman, saya merasakan sakit yang hebat di hidung. Saya bilang cukup, karena saya tidak mau. Saya tidak bisa menyelesaikan pertarungan setelah pukulan di hidung. Jadi lebih baik mengakhirinya."

Khelif adalah satu dari dua petinju yang diizinkan bertarung di Olimpiade meskipun didiskualifikasi dari kejuaraan dunia wanita tahun lalu karena gagal dalam tes kelayakan gender. Bagaimana respons Carini?

Baca Juga: Gregoria Mariska Akui Merasa Terbebani di Olimpiade Paris 2024

Carini menjelaskan bahwa ini bukan wewenangnya untuk memberikan penilaian apakah Khelif seharusnya dilarang mengikuti Olimpiade atau tidak. Sementara Khelif menuturkan bahwa keberadaannya di pesta olahraga empat tahunan ini adalah untuk membawa pulang medali emas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!