Rifda Irfanaluthfi, Pesenam Indonesia Pertama di Olimpiade Pulang Naik Kursi Roda
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 16:25 WIB
Baca Juga: Cindy Ngamba, Petinju Lesbian yang Gegerkan Olimpiade Paris 2024
Rifda pun sangat senang bisa menyandang status Olympian dengan debutnya di Paris 2024. Namun tak dapat dipungkiri, cedera yang membuatnya tampil kurang maksimal meninggalkan perasaan sedih.
“Karena Olimpiade adalah cita-cita Rifda, Rifda sudah berangkat dikasih kepercayaan, dan di-support oleh banyak orang, Rifda ingin membuat orang-orang yang mendukung Rifda bisa bangga melihat Rifda tampil di Olimpiade,” ujar Rifda.
“Ada rasa sedih, ada rasa lega, ada rasa senang. Rasa sedih karena mengalami cedera yang mana Rifda tidak bisa melakukannya dengan maksimal, ada rasa lega karena Rifda bisa menahan rasa sakit ini sampai kompetisi, ada rasa senang karena ternyata alhamdulillah masyarakat Indonesia semuanya mendukung Rifda," imbuhnya.
Seperti diketahui, Rifda tampil untuk kali pertama dan terakhir di Olimpiade Paris 2024 pada Minggu, 28 Juli 2024 lalu di Bercy Arena. Cedera lutut yang menimpanya membuat atlet berusia 24 tahun itu hanya memainkan palang bertingkat saja dari empat alat yang wajib dicobanya di nomor All Around di mana dia mengoleksi 9,166 poin.
Rifda pun sangat senang bisa menyandang status Olympian dengan debutnya di Paris 2024. Namun tak dapat dipungkiri, cedera yang membuatnya tampil kurang maksimal meninggalkan perasaan sedih.
“Karena Olimpiade adalah cita-cita Rifda, Rifda sudah berangkat dikasih kepercayaan, dan di-support oleh banyak orang, Rifda ingin membuat orang-orang yang mendukung Rifda bisa bangga melihat Rifda tampil di Olimpiade,” ujar Rifda.
“Ada rasa sedih, ada rasa lega, ada rasa senang. Rasa sedih karena mengalami cedera yang mana Rifda tidak bisa melakukannya dengan maksimal, ada rasa lega karena Rifda bisa menahan rasa sakit ini sampai kompetisi, ada rasa senang karena ternyata alhamdulillah masyarakat Indonesia semuanya mendukung Rifda," imbuhnya.
Seperti diketahui, Rifda tampil untuk kali pertama dan terakhir di Olimpiade Paris 2024 pada Minggu, 28 Juli 2024 lalu di Bercy Arena. Cedera lutut yang menimpanya membuat atlet berusia 24 tahun itu hanya memainkan palang bertingkat saja dari empat alat yang wajib dicobanya di nomor All Around di mana dia mengoleksi 9,166 poin.
Lihat Juga :