Kisah Mantan Atlet Ceritakan Warna-warni Kehidupan Perkampungan Atlet Olimpiade
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 11:59 WIB
"Secara budaya, mereka lebih terbuka menunjukkan kasih sayang satu sama lain, yang sangat saya hargai, karena saya masih mencari jati diri saya," kenangnya dalam sebuah paparan ESPN tahun 2012 tentang topik tersebut.
Pada 1988, Asosiasi Olimpiade melarang seks di luar ruangan setelah petugas menemukan banyak kondom di atap-atap perkampungan Olimpiade di Seoul. Dengan kata lain, seks bebas di perkampungan atlet Olimpiade sudah terjadi selama puluhan tahun. Dan, pastinya ada banyak pengalaman menarik dari para mantan atlet. Seperti apa kisah mereka?
Baca Juga: Emas dan Rekor Veddriq Leonardo-Rizki Juniansyah di Olimpiade Paris 2024
Peselancar salju Jamie Anderson mengatakan kepada Cosmopolitan pada 2018 bahwa ada salah satu aplikasi yang mengubah image di perkampungan atlet Olimpiade. "Olimpiade terakhir saya pada 2014 adalah saat saya pertama kali mengetahui tentang Tinder. Dan itu adalah tempat terbaik untuk dikunjungi karena semua orang di sana hanyalah sekelompok atlet Olimpiade yang seksi."
"Tinder di Perkampungan Olimpiade adalah level berikutnya. Semuanya atlet! Di desa pegunungan semuanya atlet. Lucu sekali. Ada beberapa orang imut di sana."
Pada 1988, Asosiasi Olimpiade melarang seks di luar ruangan setelah petugas menemukan banyak kondom di atap-atap perkampungan Olimpiade di Seoul. Dengan kata lain, seks bebas di perkampungan atlet Olimpiade sudah terjadi selama puluhan tahun. Dan, pastinya ada banyak pengalaman menarik dari para mantan atlet. Seperti apa kisah mereka?
Baca Juga: Emas dan Rekor Veddriq Leonardo-Rizki Juniansyah di Olimpiade Paris 2024
Berikut Kisah Mantan Atlet tentang Perkampungan Atlet Olimpiade Dikutip dari US Magazine
1. Jamie Anderson
Peselancar salju Jamie Anderson mengatakan kepada Cosmopolitan pada 2018 bahwa ada salah satu aplikasi yang mengubah image di perkampungan atlet Olimpiade. "Olimpiade terakhir saya pada 2014 adalah saat saya pertama kali mengetahui tentang Tinder. Dan itu adalah tempat terbaik untuk dikunjungi karena semua orang di sana hanyalah sekelompok atlet Olimpiade yang seksi."
"Tinder di Perkampungan Olimpiade adalah level berikutnya. Semuanya atlet! Di desa pegunungan semuanya atlet. Lucu sekali. Ada beberapa orang imut di sana."
Lihat Juga :