Jaime Munguia Menang KO Dramatis Atas Erik Bazinyan di Ronde 10
Sabtu, 21 September 2024 - 19:19 WIB
Kembali dari kekalahan dalam laga penuh aksi pada akhir pekan Cinco de Mayo melawan Saul "Canelo" Alvarez, Munguia yang berusia 27 tahun (44-1, 35 KO) membuat langkah besar menuju jalur bebas tanding setelah berlaga di bawah bendera Top Rank, setelah ia menjalani kariernya sejak menjadi pemegang gelar welter super sampai ia dikalahkan Canelo. "Dia akan membuat keputusan," kata promotor Munguia asal Meksiko, Fernando Beltran, kepada BoxingScene beberapa menit setelah pertandingan selesai.
Presiden Top Rank Todd duBoef, yang perusahaannya telah menyatakan ketertarikan dan rencana untuk mempertahankan Munguia, mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan antusiasme dari lebih dari 6.000 penggemar di Desert Diamond Arena dan bagaimana Munguia menjawab tantangan dari Bazinyan (32-1-1).
"Saya kira ada beberapa ronde dimana ia berlaga dengan brilian, dan beberapa ronde dimana ia membiarkan [Bazinyan] mendikte ritmenya," kata duBoef. "Dan itu semua adalah bagian dari babak berikutnya bagi dirinya. Itu adalah sebuah kebangkitan kembali. Seperti pasang surutnya laga ini ... saat ia memutuskan, 'Saya akan menekannya,' ia menariknya keluar. Ia membuktikan bahwa ia adalah pria yang dapat menyelesaikan laga, dan selalu fotogenik."
Munguia menyarangkan serangan keras ke arah Bazinyan selama tiga ronde, mulai membengkak di bawah mata kiri petinju Kanada itu pada ronde ketiga dan menekan saat Bazinyan mengincar kesempatan untuk menyerang balik. Munguia nampak menerima pukulan-pukulan itu sebagai ketidaknyamanan kecil sebelum ia menyarangkan serangan yang lebih keras dan melumpuhkan yang ingin ia daratkan.
Langkahnya yang terus maju untuk mengincar kerusakan itu membawa hiburan yang sama seperti yang ia ciptakan saat kalah dari Alvarez malam itu. Namun, saat serangan balik Bazinyan memberi Munguia beberapa masalah pada ronde keempat dan kelima, laga ini nampak berbalik arah. "Saya merasa sangat nyaman dan merasa baik - ia merasa frustrasi," kata Bazinyan. "Ia tidak nyaman dengan pukulan balasan saya."
Presiden Top Rank Todd duBoef, yang perusahaannya telah menyatakan ketertarikan dan rencana untuk mempertahankan Munguia, mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan antusiasme dari lebih dari 6.000 penggemar di Desert Diamond Arena dan bagaimana Munguia menjawab tantangan dari Bazinyan (32-1-1).
"Saya kira ada beberapa ronde dimana ia berlaga dengan brilian, dan beberapa ronde dimana ia membiarkan [Bazinyan] mendikte ritmenya," kata duBoef. "Dan itu semua adalah bagian dari babak berikutnya bagi dirinya. Itu adalah sebuah kebangkitan kembali. Seperti pasang surutnya laga ini ... saat ia memutuskan, 'Saya akan menekannya,' ia menariknya keluar. Ia membuktikan bahwa ia adalah pria yang dapat menyelesaikan laga, dan selalu fotogenik."
Munguia menyarangkan serangan keras ke arah Bazinyan selama tiga ronde, mulai membengkak di bawah mata kiri petinju Kanada itu pada ronde ketiga dan menekan saat Bazinyan mengincar kesempatan untuk menyerang balik. Munguia nampak menerima pukulan-pukulan itu sebagai ketidaknyamanan kecil sebelum ia menyarangkan serangan yang lebih keras dan melumpuhkan yang ingin ia daratkan.
Langkahnya yang terus maju untuk mengincar kerusakan itu membawa hiburan yang sama seperti yang ia ciptakan saat kalah dari Alvarez malam itu. Namun, saat serangan balik Bazinyan memberi Munguia beberapa masalah pada ronde keempat dan kelima, laga ini nampak berbalik arah. "Saya merasa sangat nyaman dan merasa baik - ia merasa frustrasi," kata Bazinyan. "Ia tidak nyaman dengan pukulan balasan saya."
Lihat Juga :