Tyson Fury vs Oleksandr Usyk 2: Pengulangan Atau Penebusan!
Sabtu, 21 Desember 2024 - 13:15 WIB
Pada bulan Oktober 2023, Fury tampil kurang bersemangat saat ia mengalahkan mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, melalui keputusan terbelah. Tujuh bulan setelah pertarungan melawan Ngannou, Fury masuk ke dalam ring untuk berpartisipasi dalam pertarungan bersejarah.
Setelah mendominasi divisi cruiserweight, Oleksandr Usyk melakukan debutnya di kelas berat pada bulan Oktober 2019 saat ia menghentikan Chazz Witherspoon pada ronde ke-7. Setahun kemudian, Usyk mengalahkan Derek Chisora melalui keputusan mutlak. Mantan penguasa kelas penjelajah ini kemudian menghadapi sang juara dunia kelas berat.
Pada malam tanggal 25 September 2021, Oleksandr Usyk mengungguli Anthony Joshua dan memenangkan perebutan gelar juara dunia melalui keputusan mutlak. Dengan kemenangan tersebut, Usyk menjadi juara dunia kelas berat WBA, WBO, dan IBF yang baru. Sebelas bulan kemudian, seorang pria yang dianggap sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik di era ini, Anthony Joshua, mendapatkan pertarungan ulang melawan Oleksandr Usyk.
Joshua melakukan penyesuaian untuk membuat pertandingan ulang ini menjadi lebih kompetitif, namun Usyk tetap mampu meraih kemenangan split decision. Oleksandr Usyk kemudian berhasil mempertahankan gelarnya untuk kedua kalinya dengan menghentikan Daniel Dubois pada ronde ke-9.
Agenda Usyk selanjutnya adalah pertandingan melawan petinju kelas berat lainnya yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di era ini. Pada malam tanggal 18 Mei 2024, dalam sebuah pertarungan untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan, juara WBC Tyson Fury memulai dengan baik saat ia bertahan di sisi luar, menggunakan teknik feint, dan secara konsisten mendaratkan jab.
Pada ronde kedua, Usyk tetap berada di posisi terdepan, menyelinap dari satu sisi ke sisi lain dan mendaratkan jab dan tinju kiri ke arah tubuh. Pada sebagian besar ronde pertama, Usyk menjadi penyerang, namun Fury mampu mengendalikan jarak dan bertinju dengan baik. Setelah mendaratkan serangan keras ke arah tubuh Usyk, Fury mengakhiri ronde keenam dengan menyambungkan sebuah uppercut tajam yang melukai Usyk.
Selama paruh kedua laga, Usyk yang kidal terus menekan maju, menyelinap dari satu sisi ke sisi lainnya, memberikan tekanan fisik dan mental. Pada akhir ronde ke-9, Usyk mendaratkan sebuah pukulan kiri keras yang menggoyahkan Fury. Usyk melanjutkan dengan rentetan serangan saat Fury terhuyung-huyung di dalam ring sampai akhirnya terjatuh.
Setelah mendominasi divisi cruiserweight, Oleksandr Usyk melakukan debutnya di kelas berat pada bulan Oktober 2019 saat ia menghentikan Chazz Witherspoon pada ronde ke-7. Setahun kemudian, Usyk mengalahkan Derek Chisora melalui keputusan mutlak. Mantan penguasa kelas penjelajah ini kemudian menghadapi sang juara dunia kelas berat.
Pada malam tanggal 25 September 2021, Oleksandr Usyk mengungguli Anthony Joshua dan memenangkan perebutan gelar juara dunia melalui keputusan mutlak. Dengan kemenangan tersebut, Usyk menjadi juara dunia kelas berat WBA, WBO, dan IBF yang baru. Sebelas bulan kemudian, seorang pria yang dianggap sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik di era ini, Anthony Joshua, mendapatkan pertarungan ulang melawan Oleksandr Usyk.
Joshua melakukan penyesuaian untuk membuat pertandingan ulang ini menjadi lebih kompetitif, namun Usyk tetap mampu meraih kemenangan split decision. Oleksandr Usyk kemudian berhasil mempertahankan gelarnya untuk kedua kalinya dengan menghentikan Daniel Dubois pada ronde ke-9.
Agenda Usyk selanjutnya adalah pertandingan melawan petinju kelas berat lainnya yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di era ini. Pada malam tanggal 18 Mei 2024, dalam sebuah pertarungan untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan, juara WBC Tyson Fury memulai dengan baik saat ia bertahan di sisi luar, menggunakan teknik feint, dan secara konsisten mendaratkan jab.
Pada ronde kedua, Usyk tetap berada di posisi terdepan, menyelinap dari satu sisi ke sisi lain dan mendaratkan jab dan tinju kiri ke arah tubuh. Pada sebagian besar ronde pertama, Usyk menjadi penyerang, namun Fury mampu mengendalikan jarak dan bertinju dengan baik. Setelah mendaratkan serangan keras ke arah tubuh Usyk, Fury mengakhiri ronde keenam dengan menyambungkan sebuah uppercut tajam yang melukai Usyk.
Selama paruh kedua laga, Usyk yang kidal terus menekan maju, menyelinap dari satu sisi ke sisi lainnya, memberikan tekanan fisik dan mental. Pada akhir ronde ke-9, Usyk mendaratkan sebuah pukulan kiri keras yang menggoyahkan Fury. Usyk melanjutkan dengan rentetan serangan saat Fury terhuyung-huyung di dalam ring sampai akhirnya terjatuh.
Lihat Juga :