Kisah Shavkat Rakhimov, Petinju yang Cedera Pendarahan Otak usai KO di Ronde 8
Selasa, 11 Februari 2025 - 09:10 WIB
Rakhimov dijadwalkan menjalani evaluasi kesehatan dalam tiga bulan ke depan untuk menentukan apakah ia masih bisa melanjutkan kariernya di dunia tinju. Namun, dengan gaya bertarungnya yang agresif dan sering menerima pukulan keras sebelum melakukan serangan balik, banyak pihak menyarankan agar ia mempertimbangkan pensiun.
Sebelum mengalami dua kekalahan KO beruntun, Rakhimov sempat meraih kemenangan besar atas Zelfa Barrett untuk mempertahankan gelar IBF kelas junior ringan. Namun, sejak itu, kariernya menurun setelah kalah dari Joe Cordina pada April 2023 dan kini dari Pauldo.
Insiden ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi para petinju profesional. CEO ProBox TV, Garry Jonas, menegaskan bahwa keselamatan para atlet adalah prioritas utama.
"Tinju adalah olahraga berbahaya, dan kami semua menyadari risikonya. Namun, tanggung jawab kami adalah memastikan para petinju mendapatkan perawatan terbaik," ujar Jonas.
Saat ini, seluruh komunitas tinju berharap Rakhimov terus membaik dan mendapatkan keputusan terbaik bagi masa depannya, baik di dalam maupun di luar ring.
Sebelum mengalami dua kekalahan KO beruntun, Rakhimov sempat meraih kemenangan besar atas Zelfa Barrett untuk mempertahankan gelar IBF kelas junior ringan. Namun, sejak itu, kariernya menurun setelah kalah dari Joe Cordina pada April 2023 dan kini dari Pauldo.
Insiden ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi para petinju profesional. CEO ProBox TV, Garry Jonas, menegaskan bahwa keselamatan para atlet adalah prioritas utama.
"Tinju adalah olahraga berbahaya, dan kami semua menyadari risikonya. Namun, tanggung jawab kami adalah memastikan para petinju mendapatkan perawatan terbaik," ujar Jonas.
Saat ini, seluruh komunitas tinju berharap Rakhimov terus membaik dan mendapatkan keputusan terbaik bagi masa depannya, baik di dalam maupun di luar ring.
(sto)
Lihat Juga :