3 Pemain Naturalisasi yang Sulit Dibujuk Gabung Timnas Indonesia

Senin, 24 Februari 2025 - 16:48 WIB
Pascal Struijk lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999, namun besar di Belanda dan kini bermain sebagai bek untuk Leeds United. Struijk memiliki darah Indonesia dari garis keturunan kakek dan neneknya di pihak ayah.

Nama Struijk mulai masuk dalam radar PSSI sejak 2020. Namun, upaya untuk meyakinkan sang bek agar membela Timnas Indonesia tidak membuahkan hasil. Struijk lebih memilih menunggu peluang di Timnas Belanda yang memiliki reputasi sepak bola lebih baik di kancah internasional. Hingga kini, ia masih menanti kesempatan berseragam Oranje, meskipun persaingan di lini belakang tim tersebut sangat ketat.

2. Ian Maatsen



Ian Maatsen lahir di Belanda pada 10 Maret 2002 dan saat ini berkarier di Liga Inggris bersama Aston Villa. Bek kiri berbakat ini memiliki garis keturunan Indonesia melalui kakek dan neneknya, yang meskipun berpaspor Suriname, berasal dari Jawa.

Potensi Maatsen untuk memperkuat Timnas Indonesia sempat menjadi pembicaraan di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Namun, harapan itu kian menipis mengingat ia telah beberapa kali mendapatkan panggilan dari Timnas Belanda, meskipun belum mendapatkan menit bermain. Dengan performa stabil di klubnya saat ini, peluang Maatsen untuk membela Oranje masih terbuka, membuatnya sulit untuk mempertimbangkan tawaran dari Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!