2 Target Besar Junto Nakatani: Unifikasi Gelar, Rampas Sabuk Juara Naoya Inoue
Senin, 24 Februari 2025 - 14:41 WIB
Saat itu, Nakatani adalah satu-satunya kompetitor internasional dalam ajang amatir, dimana ia memenangkan sebuah laga keras dan cepat yang sangat menonjol. Hernandez, walau lambat untuk dapat memenangkan hati petarung muda manapun, melihat sesuatu dalam diri Nakatani.
"Kami bertemu saat Junto berusia 15 tahun, dan saya tidak terlalu memikirkan apa pun,” kata Hernandez.
"Saya melihat anak-anak saat ini, dan kita tidak mengetahui bagaimana mereka akan menjadi seperti apa sampai mereka berusia 18 tahun. Ia adalah seorang pekerja keras; ia melakukan banyak hal dengan cara yang berbeda. Junto tidak merasa dirinya istimewa dan selalu belajar atau ingin belajar,"ungkap Hernandez menceritakan Nakatani.
Selama bertahun-tahun, mereka telah menyempurnakan gaya, pendekatan dan sikap Nakatani. Sebuah gelar kelas terbang - melalui KO pada ronde kedelapan atas Giemel Magramo pada bulan November 2020 - menyusul.
Empat laga kemudian, pada bulan Mei 2023, Nakatani mencetak KO atas Andrew Moloney pada ronde ke-12 untuk merebut sabuk emas kelas bantam junior yang lowong. Ia menjadi juara tiga divisi dengan menghentikan Alejandro Santiago pada ronde keenam bulan Februari lalu.
“Kami telah naik bersama ke tingkat juara dunia,” kata Nakatani tentang Hernandez. "Saya telah belajar bersamanya selama bertahun-tahun. Nasihat terbaik yang saya terima dari Rudy adalah untuk menghormati lawan saya, dan dampak terbesar yang saya alami darinya adalah ketika saya mencetak KO atas Andrew Moloney. Saya sangat bersemangat, dan ia meminta saya untuk tenang."
"Kami bertemu saat Junto berusia 15 tahun, dan saya tidak terlalu memikirkan apa pun,” kata Hernandez.
"Saya melihat anak-anak saat ini, dan kita tidak mengetahui bagaimana mereka akan menjadi seperti apa sampai mereka berusia 18 tahun. Ia adalah seorang pekerja keras; ia melakukan banyak hal dengan cara yang berbeda. Junto tidak merasa dirinya istimewa dan selalu belajar atau ingin belajar,"ungkap Hernandez menceritakan Nakatani.
Selama bertahun-tahun, mereka telah menyempurnakan gaya, pendekatan dan sikap Nakatani. Sebuah gelar kelas terbang - melalui KO pada ronde kedelapan atas Giemel Magramo pada bulan November 2020 - menyusul.
Empat laga kemudian, pada bulan Mei 2023, Nakatani mencetak KO atas Andrew Moloney pada ronde ke-12 untuk merebut sabuk emas kelas bantam junior yang lowong. Ia menjadi juara tiga divisi dengan menghentikan Alejandro Santiago pada ronde keenam bulan Februari lalu.
“Kami telah naik bersama ke tingkat juara dunia,” kata Nakatani tentang Hernandez. "Saya telah belajar bersamanya selama bertahun-tahun. Nasihat terbaik yang saya terima dari Rudy adalah untuk menghormati lawan saya, dan dampak terbesar yang saya alami darinya adalah ketika saya mencetak KO atas Andrew Moloney. Saya sangat bersemangat, dan ia meminta saya untuk tenang."
Lihat Juga :