5 Banjir Besar yang Menghantui Balapan Formula 1 dan MotoGP Sepanjang Sejarah

Selasa, 04 Maret 2025 - 20:23 WIB
Kini, Sirkuit Jerez berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi lintasan sebelum balapan MotoGP berlangsung. Kerusakan akibat genangan air yang luas bisa berdampak pada kesiapan trek dan keselamatan pembalap.

Jerez memiliki sejarah panjang dalam dunia balap. Sirkuit ini menjadi tuan rumah Grand Prix Spanyol Formula 1 dari 1986 hingga 1990, lalu beralih menjadi venue Grand Prix Eropa pada 1994-1997. Meskipun F1 sudah hampir 28 tahun tidak menggelar balapan resmi di sana, Jerez tetap menjadi lokasi favorit untuk uji coba privat.

Cuaca ekstrem yang terus melanda Spanyol menjadi tantangan serius bagi dunia balap, terutama dalam mempertahankan kelancaran jadwal kompetisi. MotoGP kini menghadapi pertarungan melawan waktu untuk memastikan bahwa balapan di Jerez tetap bisa berlangsung sesuai rencana.

2. Grand Prix Malaysia 2009



Balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada tahun 2009 harus dihentikan lebih awal karena hujan deras yang menyebabkan genangan air di beberapa bagian lintasan. Para pembalap kesulitan mengendalikan mobil mereka, sehingga balapan akhirnya dihentikan setelah 31 lap. Jenson Button dari Brawn GP dinyatakan sebagai pemenang.

3. Grand Prix Jepang 1976

Hujan lebat yang melanda Sirkuit Fuji dalam Grand Prix Jepang 1976 menciptakan salah satu momen paling dramatis dalam sejarah F1. Juara dunia saat itu, Niki Lauda, memilih mundur dari balapan karena kondisi yang terlalu berbahaya. James Hunt akhirnya finis ketiga dan merebut gelar juara dunia dengan selisih satu poin dari Lauda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!