Bukan Sekadar Sekolah Bola: Youth Eagles Soccer School Tanamkan Karakter Juara Sejak Dini
Sabtu, 03 Mei 2025 - 15:02 WIB
Pengalaman malang melintang di kancah sepak bola profesional Tanah Air menyadarkan Danang akan pentingnya fondasi karakter yang kuat. Jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus penerima beasiswa AFC Project Future 2012 ini memilih "turun gunung" dari hiruk pikuk liga demi mewujudkan idealismenya membina sepak bola akar rumput bersama Youth Eagles.
"Metode kami agak berbeda. Teknik dasar itu nomor dua. Tujuan utama kami adalah membangun karakter anak: tanggung jawab, disiplin, menghargai lawan, pelatih, dan orang tua. Kami ingin mereka antusias berlatih karena merasa senang, bukan tertekan," tegas Danang. Diakui awalnya ada resistensi dari orang tua yang ingin melihat perkembangan teknis anak secara instan. Namun, edukasi yang diberikan YESS mampu mengubah pandangan mereka, hingga akhirnya mendukung penuh metode pembinaan karakter ini.
Bahkan, YESS aktif melibatkan peran orang tua sebagai pendukung psikologis anak. "Saya mengedukasi orang tua untuk selalu memberikan dukungan, baik saat anak menang, kalah, maupun sedang tidak bersemangat. Fokus pada satu hal positif yang dilakukan anak, dan hindari membahas kesalahan. Mental anak sangat penting," imbuh Danang, yang juga mengagumi sosok pelatih José Mourinho. Orang tua juga dilarang memberikan instruksi langsung saat latihan atau pertandingan agar anak belajar mengambil keputusan sendiri.
Baca Juga: PHK Massal MU Sasar Karyawan Terlama: Akhir Era di Old Trafford?
"Metode kami agak berbeda. Teknik dasar itu nomor dua. Tujuan utama kami adalah membangun karakter anak: tanggung jawab, disiplin, menghargai lawan, pelatih, dan orang tua. Kami ingin mereka antusias berlatih karena merasa senang, bukan tertekan," tegas Danang. Diakui awalnya ada resistensi dari orang tua yang ingin melihat perkembangan teknis anak secara instan. Namun, edukasi yang diberikan YESS mampu mengubah pandangan mereka, hingga akhirnya mendukung penuh metode pembinaan karakter ini.
Bahkan, YESS aktif melibatkan peran orang tua sebagai pendukung psikologis anak. "Saya mengedukasi orang tua untuk selalu memberikan dukungan, baik saat anak menang, kalah, maupun sedang tidak bersemangat. Fokus pada satu hal positif yang dilakukan anak, dan hindari membahas kesalahan. Mental anak sangat penting," imbuh Danang, yang juga mengagumi sosok pelatih José Mourinho. Orang tua juga dilarang memberikan instruksi langsung saat latihan atau pertandingan agar anak belajar mengambil keputusan sendiri.
Baca Juga: PHK Massal MU Sasar Karyawan Terlama: Akhir Era di Old Trafford?
Lihat Juga :