Raymond Muratalla Juara Interim IBF, Perpanjang Rekor 23-0

Minggu, 11 Mei 2025 - 10:44 WIB
Muratalla menghabiskan banyak waktu untuk berlatih sebelum laga melawan Abdullaev, menguasai pergerakan dan kemampuannya berpindah posisi untuk mendaratkan serangan keras. Ia memulai malam itu dengan jab, lalu bergeser untuk menyarangkan pukulan kiri ke arah tubuh dan pukulan kanan ke arah wajah.

Intensitas pukulan itu meningkat pada ronde kedua, saat Muratalla menyerang Abdullaev dengan pukulan kanan yang keras dan tiba-tiba ke arah kepala, yang diikuti dengan kombinasi kanan-kiri yang cepat. Muratalla mencoba kidal pada ronde ketiga, kembali gaya ortodoks untuk mendaratkan jab dan mendaratkan sebuah pukulan kanan cepat sebelum keduanya bertukar serangan, yang mengindikasikan bahwa Abdullaev menyadari kelemahannya.

Perhatian Muratalla pada pertahanan dan pergerakan kepalanya yang tajam membuatnya menjadi target yang sulit diincar, dimana hal itu membuat laga ini menjadi lebih terarah pada ronde keempat. Terdapat risiko dalam kehati-hatian itu, karena Abdullaev melepaskan dua pukulan kanan keras pada ronde kelima, dimana mengejar ketertinggalan untuk memenangkan ronde itu menjadi tantangan yang lebih berat.

Muratalla memilih untuk melepaskan pukulannya dengan lebih bebas pada ronde keenam, dengan mengandalkan footwork yang terampil untuk menemukan Abdullaev dengan serangan yang lebih banyak. Ia kembali memanfaatkan aktivitasnya pada ronde ketujuh. Muratalla memperpanjang keunggulannya dengan jab tajam dan manuver untuk mendaratkan pukulan kanan yang efektif, namun saat ronde kedelapan berjalan, beberapa erangan dari para penonton terdengar.

Baca Juga: Anthony Cacace TKO Leigh Wood di Ronde 9, Pertahankan Juara IBO
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!