Magis Fenomena eSports, Olahraga Gamer Pencetak Jutawan

Minggu, 13 September 2020 - 07:32 WIB
Saat ini dunia game sudah menjadi bagian olahraga berbasis mobile yang diminati di dunia. Banyak turnamen game yang dilaksanakan dengan hadiah fantastis yang melahirkan banyak jutawan baru. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
BANYAK orang masih menganggap video game sebagai hiburan untuk anak-anak. Padahal faktanya eSports adalah segmen dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia olahraga serta pendapatannya yang meroket. (LIhat grafis: E-Sports Menjadi Industri Raksasa dengan Nilai Rp14,6 Triliun)

Saat ini, dunia game sudah menjadi bagian olahraga berbasis mobile yang diminati di dunia. Banyak turnamen game yang dilaksanakan dengan hadiah fantastis yang melahirkan banyak jutawan baru. Berikut 10 atlet eSports dengan bayaran tertinggi di dunia. (Baca juga: Pembinaan Atlet Esports Butuh Dukungan Orang Tua dan Sekolah)



1. Johan Sundstein



Negara : Denmark

Nama panggilan : N0tail

Penghasilan Keseluruhan : USD3,75 juta

Penghasilan 2020 : USD17.092,00

Penghasilan 2019 : USD17.000,00

Penghasilan 2018 : USD2,28 juta

Game dengan Pembayaran Tertinggi : Dota 2

Usia : 25

Hadiah Terbesar : USD2,24 juta (The International 2018, Dota 2)

Sundstein, yang dikenal sebagai N0tail atau BigDaddyN0tail, adalah atlet esport yang saat ini bermain untuk Tim OG yang bertanding di Dota 2. N0Tail dan OG adalah juara bertahan The International turnamen Dota2 setelah merebut mahkota juara pada 2018. (Baca juga: Fans Berat Mobile Legends, Emosi Boy William Ikut Teraduk-Aduk di Esports Star Indonesia)

2. Jesse Vainikka



Negara : Finlandia

Nama panggilan : JerAx

Penghasilan Keseluruhan : USD3,32 juta

Penghasilan 2020 : USD548,76

Penghasilan 2019 : USD17.000,00

Penghasilan 2018 : USD2,29 juta

Game dengan Pembayaran Tertinggi : Dota 2

Usia : 26

Hadiah Terbesar : USD2,24 juta (The International 2018, Dota 2)

Vainikka, yang dikenal sebagai JerAx, adalah atlet esport yang saat ini bermain untuk Tim OG di papan atas Dota 2. JerAx telah menjadi bagian dari beberapa tim profesional Dota 2 terkuat, termasuk Team Liquid, meskipun ia meninggalkan Liquid pada 2017. JerAx merebut gelar The International-nya sendiri dengan Tim OG pada tahun berikutnya. (Baca juga: Belum Berusia Sebulan, Microsoft Flight Simulator 2020 Tembus 1 Juta Pemain)

3. Anathan Pham



Negara : Australia

Nama panggilan : Ana

Penghasilan Keseluruhan : USD6 juta

Penghasilan 2020 : N / A

Penghasilan 2019 : USD3,14 juta

Penghasilan 2018 : USD2,24 juta

Game dengan Pembayaran Tertinggi : Dota 2

Usia : 20

Hadiah Terbesar : USD3,12 (The International 2019)

Ana telah menjadi bagian integral dari dinasti esports OG di Dota 2 karena ia telah menjadi anggota skuad OG Dota sejak 2017. Ia berposisi sebagai hero posisi 1 untuk OG dan merupakan salah satu agresor terbaik di dunia. Pham saat ini sedang beristirahat dari persaingan Dota tetapi diperkirakan akan segera kembali ke OG. (Baca juga: Dua Bocah Lompat dari Gedung, Keluarga Tuntut Perusahaan Game)

4. Sebastien Debs



Negara : Prancis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!