Kisah Atlet Gagal Ginjal dan Harapan Baru Lewat Terapi CAPD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:56 WIB
loading...
Kisah Atlet Gagal Ginjal...
Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Tony Richard Samosir, mengatakan banyak pasien gagal ginjal baru mengetahui alternatif terapi. Foto: SINDOnews/HO/Dok Pribadi
A A A
JAKARTA - Dunia olahraga tidak selalu identik dengan tubuh yang sehat selamanya. Sejumlah atlet bahkan harus menghadapi penyakit kronis setelah kariernya berakhir. Salah satunya dialami Amin Ikhsan, mantan atlet senam asal Jawa Barat yang kini harus menjalani cuci darah bertahun-tahun akibat gagal ginjal.

Amin pernah memperkuat Kabupaten Bekasi pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2014. Meski sudah merasakan gangguan kesehatan saat itu, ia tetap memaksakan diri tampil demi membela daerahnya. Setelah kompetisi tersebut, dokter memvonisnya menderita gagal ginjal.

Sejak saat itu, kehidupannya berubah drastis. Amin harus menjalani terapi cuci darah secara rutin untuk bertahan hidup. Selain biaya yang besar, proses cuci darah juga membawa dampak fisik dan psikologis yang tidak ringan.

Baca Juga: Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu, Menkes Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Pasca pensiun dari dunia olahraga, Amin bertahan hidup dengan mengandalkan usaha yang dimilikinya di kawasan Kebonwaru, Batununggal, Bandung, Jawa Barat. Kondisi tersebut menggambarkan bagaimana penyakit kronis bisa mengubah kehidupan seorang mantan atlet secara drastis.

Kisah Amin bukanlah kasus tunggal. Banyak pasien gagal ginjal, termasuk mereka yang pernah aktif berolahraga, harus bergantung pada terapi dialisis sepanjang hidup.

Kisah Rudi: Bertahun-tahun Bergantung pada Cuci Darah


Cerita serupa juga dialami Rudi (bukan nama sebenarnya), seorang pasien gagal ginjal yang telah menjalani terapi hemodialisis selama lebih dari satu dekade.

Selama bertahun-tahun, ia harus datang ke rumah sakit dua kali setiap minggu untuk menjalani cuci darah. Setiap kunjungan berarti antrean panjang, jarum yang kembali menusuk akses pembuluh darah, serta waktu kerja yang terpaksa ia tinggalkan.

Sebagai tulang punggung keluarga, Rudi sering dihantui kekhawatiran bahwa kondisinya dapat memengaruhi pekerjaannya.

“Saya pikir memang hanya itu satu-satunya cara untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Saat itu, ia mengaku tidak pernah mendapatkan informasi memadai mengenai pilihan terapi lain bagi pasien gagal ginjal. Baginya, hemodialisis adalah satu-satunya metode pengobatan yang ia ketahui.

Mengenal Terapi CAPD


Baru setelah berdiskusi dengan sesama pasien di komunitas cuci darah, Rudi mengetahui adanya metode terapi lain bernama Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).

Terapi ini memungkinkan pasien melakukan proses dialisis secara mandiri di rumah dengan kontrol rutin ke rumah sakit setiap bulan. “Kenapa tidak dari dulu saya tahu?” kata Rudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Dukung Lahirnya Prestasi...
Dukung Lahirnya Prestasi Olahraga Nasional, UBL Perkuat Beasiswa Atlet
Kecewa, Atlet Pasuruan...
Kecewa, Atlet Pasuruan Demo Injak Plakat Buntut Bonus Porprov IX Tidak Sesuai Janji
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Atlet Nasional Siti...
Atlet Nasional Siti Nur Rahayu Derita Usus Pecah, Sempat Kesulitan Berobat karena Tak Punya BPJS
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Polemik Passport Gate...
Polemik Passport Gate Atlet Naturalisasi, Menkum Harap RUU Kewarganegaraan Selesai Tahun Ini
Special Bola
Belum Puas di Posisi...
Liga Indonesia
Belum Puas di Posisi Ketiga, Eksel Runtukahu Patok Target Bawa Persija Jakarta Angkat Trofi Musim Depan
Bikin Heboh, Jose Mourinho...
Liga Spanyol
Bikin Heboh, Jose Mourinho Doakan Pemain Real Madrid Segera Gugur di Piala Dunia 2026
Bidik Gelar Juara, Persebaya...
Liga Indonesia
Bidik Gelar Juara, Persebaya Surabaya Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Rekomendasi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Berita Terkini
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved