Turnamen Sepak Bola Usia Dini Andre Rosiade Cup Jilid 2 Sukses Digelar
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:34 WIB
"Itulah beda kita dengan Korea dan Jepang. Mungkin di U-16 dan U-17 kita bisa mengalahkan Korea dan Jepang tapi di senior kenapa kita kalah? Karena di Jepang dan Korea punya kompetisi kelompok umur yang mengasah U-16 dan U-17 mereka untuk sampai di tingkat senior. Ini yang seharusnya dibenahi PSSI ke depan supaya 2034 dan seterusnya kita tidak lagi bergantung mencari pemain naturalisasi," sambung Andre.
Andre menekankan bahwa dirinya tak anti-naturalisasi. Akan tetapi, dia ingin PSSI mulai memikirkan bahwa jutaan anak Indonesia juga punya mimpi menjadi pemain Timnas.
"Itulah yang harus menjadi prioritas PSSI, bukan memikirkan naturalisasi. 2026, 2030 saya memahami butuh naturalisasi karena memang ada disparitas kita. Tapi mohon maaf 2034 dan seterusnya saatnya anak-anak Indonesia. Ini masih ada kesempatan 9 tahun lagi," ucap Andre.
PSSI harus bikin kompetisi kelompok umur untuk memastikan pemain kita dari U-16 dan U-17 sampai ke senior punya fasilitas kompetisi kelompok umur. Kalau kompetisi yang sehat dan berjenjang kita siapkan, kita gak akan kalah lawan Jepang dan Korea kedepannya," tuturnya.
Andre menekankan bahwa dirinya tak anti-naturalisasi. Akan tetapi, dia ingin PSSI mulai memikirkan bahwa jutaan anak Indonesia juga punya mimpi menjadi pemain Timnas.
"Itulah yang harus menjadi prioritas PSSI, bukan memikirkan naturalisasi. 2026, 2030 saya memahami butuh naturalisasi karena memang ada disparitas kita. Tapi mohon maaf 2034 dan seterusnya saatnya anak-anak Indonesia. Ini masih ada kesempatan 9 tahun lagi," ucap Andre.
PSSI harus bikin kompetisi kelompok umur untuk memastikan pemain kita dari U-16 dan U-17 sampai ke senior punya fasilitas kompetisi kelompok umur. Kalau kompetisi yang sehat dan berjenjang kita siapkan, kita gak akan kalah lawan Jepang dan Korea kedepannya," tuturnya.
(sto)
Lihat Juga :