Terseret Perkara Hukum, WBC Perintahkan Canelo vs Avni Yildirim
Sabtu, 12 September 2020 - 09:26 WIB
Yildirim telah menerima dukungan dari Juara Tinju Premier, yang didukung oleh penasihat Amerika yang berpengaruh Al Haymon, dan promotor petarung Turki Ahmet Oner telah mengindikasikan bahwa PBC akan berpartisipasi dalam tawaran bayaran untuk pertarungan Canelo.
Oner menjawab: 'Ya' kepada Sky Sports, ketika ditanya apakah PBC dapat membuat penawaran yang cukup besar. Sulaiman sebelumnya mengatakan kepada The Athletic: "(Canelo) menghubungi WBC dan meminta untuk melawan Yildirim untuk gelar dan itu benar-benar salah satu hak istimewa yang dia miliki dalam memiliki sebutan 'Waralaba'.''
Baca Juga: Joshua Maju Kena Mundur Kena, Hadapi Fury Atau Digugat Pulev
Canelo menerima status juara 'Franchise' musim panas lalu, yang berarti dia bebas memilih pertarungan, asalkan disetujui oleh WBC. Yildirim di baris berikutnya sebagai penantang wajib setelah sabuk David Benavidez dicopot karena gagal menambah berat badan. Oner optimis bahwa Canelo masih bisa menghadapi pejuangnya untuk gelar WBC. "Kami sedang menunggu, saya tidak tahu apa yang terjadi," kata Oner kepada Sky Sports.
"Rencana dibuat oleh WBC. Kami penantang wajib. Apa pun keputusan WBC, kami harus mengikuti aturan.''
Oner menjawab: 'Ya' kepada Sky Sports, ketika ditanya apakah PBC dapat membuat penawaran yang cukup besar. Sulaiman sebelumnya mengatakan kepada The Athletic: "(Canelo) menghubungi WBC dan meminta untuk melawan Yildirim untuk gelar dan itu benar-benar salah satu hak istimewa yang dia miliki dalam memiliki sebutan 'Waralaba'.''
Baca Juga: Joshua Maju Kena Mundur Kena, Hadapi Fury Atau Digugat Pulev
Canelo menerima status juara 'Franchise' musim panas lalu, yang berarti dia bebas memilih pertarungan, asalkan disetujui oleh WBC. Yildirim di baris berikutnya sebagai penantang wajib setelah sabuk David Benavidez dicopot karena gagal menambah berat badan. Oner optimis bahwa Canelo masih bisa menghadapi pejuangnya untuk gelar WBC. "Kami sedang menunggu, saya tidak tahu apa yang terjadi," kata Oner kepada Sky Sports.
"Rencana dibuat oleh WBC. Kami penantang wajib. Apa pun keputusan WBC, kami harus mengikuti aturan.''
Lihat Juga :