Pengamat Tinju Sentil Trilogi Dillian Whyte vs Derek Chisora: Cuma Cari Cuan!
Senin, 27 Oktober 2025 - 23:16 WIB
Kabar kembalinya dua petinju yang kini sama-sama berstatus jutawan ini justru disambut sinis oleh penggemar. Banyak yang menyebut laga tersebut sekadar ajang mencari uang terakhir bagi dua petinju yang masa keemasannya telah lewat.
Di media sosial, sejumlah penggemar menilai keduanya sudah terlalu tua dan tak lagi relevan di puncak kompetisi kelas berat dunia. “Mereka seharusnya pensiun, bukan terus dijual untuk headline PPV,” tulis salah satu komentar yang viral.
Baik Whyte maupun Chisora memang dikenal lebih banyak menjadi lawan uji bagi para petinju top seperti Tyson Fury dan Anthony Joshua, ketimbang menjadi penantang juara dunia sejati. Keduanya pun telah mengantongi jutaan dolar dari karier panjang yang penuh pertarungan keras, meski tanpa sabuk juara dunia bergengsi.
Pertemuan ketiga ini akan menjadi ajang nostalgia bagi pecinta tinju Inggris. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Whyte unggul 2-0. Pertarungan pertama pada Desember 2016 berakhir dengan keputusan split decision yang kontroversial, sementara duel kedua dua tahun kemudian dimenangkan Whyte lewat knockout di ronde ke-11. Ironisnya, kala itu Chisora unggul di dua kartu juri sebelum akhirnya tumbang.
Kini, pada usia 41 tahun, laga ini kemungkinan besar akan menjadi pertarungan perpisahan Chisora, meski belum ada kepastian apakah ia benar-benar akan gantung sarung tinju setelahnya.
Di media sosial, sejumlah penggemar menilai keduanya sudah terlalu tua dan tak lagi relevan di puncak kompetisi kelas berat dunia. “Mereka seharusnya pensiun, bukan terus dijual untuk headline PPV,” tulis salah satu komentar yang viral.
Baik Whyte maupun Chisora memang dikenal lebih banyak menjadi lawan uji bagi para petinju top seperti Tyson Fury dan Anthony Joshua, ketimbang menjadi penantang juara dunia sejati. Keduanya pun telah mengantongi jutaan dolar dari karier panjang yang penuh pertarungan keras, meski tanpa sabuk juara dunia bergengsi.
Pertemuan ketiga ini akan menjadi ajang nostalgia bagi pecinta tinju Inggris. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Whyte unggul 2-0. Pertarungan pertama pada Desember 2016 berakhir dengan keputusan split decision yang kontroversial, sementara duel kedua dua tahun kemudian dimenangkan Whyte lewat knockout di ronde ke-11. Ironisnya, kala itu Chisora unggul di dua kartu juri sebelum akhirnya tumbang.
Kini, pada usia 41 tahun, laga ini kemungkinan besar akan menjadi pertarungan perpisahan Chisora, meski belum ada kepastian apakah ia benar-benar akan gantung sarung tinju setelahnya.
Lihat Juga :