MTB-XC Dual Suspension Canggih, Lahir dari Feedback Juara Asia
Jum'at, 07 November 2025 - 16:30 WIB
Selain itu, ada juga teknologi 4-Bar Flex Stay. Sistem suspensi inovatif yang membuat seat stay (penyangga roda belakang) sedikit lentur secara horizontal untuk menyerap getaran tanpa menambah berat, memastikan kayuhan tetap ringan.
Keampuhan Syncline DR telah terbukti di arena internasional. Prestasi membanggakan ini diraih Riyadh Hakim meraih Medali Perak di UCI MTB Eliminator World Cup (XCE) Indonesia 2024, serta Sayu Bella menyabet Medali Emas di Kejuaraan Nasional Cross-Country Olympic (XCO) 2025 dan Medali Emas pada 76 Indonesian Cross-Country (IXC) 2025.
Prestasi ini melanjutkan sukses pendahulunya, Syncline C, yang membawa Sayu Bella memecahkan paceklik medali SEA Games pada kategori MTB-XC setelah 10 tahun (2023). Meski dirancang bersama pembalap untuk memenuhi standar kompetisi tertinggi, Polygon menegaskan bahwa Syncline DR juga ramah bagi penghobi.
"Polygon sudah merancang sepeda ini sebagai sepeda multifungsi. Sepeda ini bisa digunakan untuk balap profesional, tetapi juga ramah bagi penghobi dan mereka yang baru belajar bersepeda trail."
Keampuhan Syncline DR telah terbukti di arena internasional. Prestasi membanggakan ini diraih Riyadh Hakim meraih Medali Perak di UCI MTB Eliminator World Cup (XCE) Indonesia 2024, serta Sayu Bella menyabet Medali Emas di Kejuaraan Nasional Cross-Country Olympic (XCO) 2025 dan Medali Emas pada 76 Indonesian Cross-Country (IXC) 2025.
Prestasi ini melanjutkan sukses pendahulunya, Syncline C, yang membawa Sayu Bella memecahkan paceklik medali SEA Games pada kategori MTB-XC setelah 10 tahun (2023). Meski dirancang bersama pembalap untuk memenuhi standar kompetisi tertinggi, Polygon menegaskan bahwa Syncline DR juga ramah bagi penghobi.
"Polygon sudah merancang sepeda ini sebagai sepeda multifungsi. Sepeda ini bisa digunakan untuk balap profesional, tetapi juga ramah bagi penghobi dan mereka yang baru belajar bersepeda trail."
(yov)
Lihat Juga :