Jadi Asupan Pelari untuk Latihan Berat, Kolaborasi Kopi dan Tonik Tawarkan Dorongan Energi

Minggu, 30 November 2025 - 18:12 WIB

Pengalaman Langsung dari Lintasan Lari



Manfaat ini bukan sekadar teori. Tya Annetya, dari Komunitas Maem Running Club, seorang pelari aktif yang rutin melakukan latihan interval di stadion GBK Madya, mengakui adanya perbedaan signifikan pada sesi latihannya setelah beralih ke Coffee Tonic sebagai after-workout drink.

"Biasanya kopi susu terlalu berat di perut kalau diminum setelah speed session (lari cepat), bikin kembung atau mual. Tapi Coffee Tonic beda. Rasanya ringan, segar, dan tendangan kafeinnya pas. Saya merasa lebih 'melek' dan bisa menjaga pace tinggi lebih stabil tanpa rasa berat di perut," ungkap Tya.

Tak hanya sebagai pemicu energi, minuman ini juga digemari sebagai menu pemulihan.

"Setelah sesi piramid interval yang melelahkan, rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi dingin dan berkarbonasi dari Coffee Tonic. Ini seperti reward yang langsung mendinginkan suhu tubuh," tambah coach Denny Faj, yang memimpin sesi speed training tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!