Mencari Penerus Tiga Srikandi: 1.360 Pemanah Bertarung di Kejurnas Panahan Antarklub 2025
Jum'at, 19 Desember 2025 - 19:25 WIB
"Jenjang pembinaan kini terlihat jelas: dari usia dini melalui MilkLife Archery Challenge, lalu ke Kejurnas Antarklub sebagai jembatan menuju Seleksi Nasional, hingga akhirnya ke Pelatnas. Dengan mata rantai yang kuat, Indonesia bisa kembali digdaya di level dunia," tutur Yoppy optimistis.
Di tengah ketatnya persaingan, muncul nama-nama bintang muda yang bersinar di arena. Galeno Rubyan Ashia (DKI Jakarta) misalnya. Pemanah dari klub Fast Kodamar ini sukses merengkuh juara di nomor Recurve U-13 Perorangan Putra.
Dengan penuh haru, Galeno mempersembahkan kemenangan ini untuk orang tuanya. "Kuncinya disiplin dan doa. Mimpi besar saya adalah masuk Pelatda dan akhirnya tampil di Olimpiade," ungkapnya.
Penyelenggaraan Kejurnas ini diharapkan menjadi agenda rutin yang memberikan tujuan pasti bagi para atlet dalam berlatih, sekaligus menjaga api prestasi panahan Indonesia agar tetap menyala di kancah global.
Di tengah ketatnya persaingan, muncul nama-nama bintang muda yang bersinar di arena. Galeno Rubyan Ashia (DKI Jakarta) misalnya. Pemanah dari klub Fast Kodamar ini sukses merengkuh juara di nomor Recurve U-13 Perorangan Putra.
Dengan penuh haru, Galeno mempersembahkan kemenangan ini untuk orang tuanya. "Kuncinya disiplin dan doa. Mimpi besar saya adalah masuk Pelatda dan akhirnya tampil di Olimpiade," ungkapnya.
Penyelenggaraan Kejurnas ini diharapkan menjadi agenda rutin yang memberikan tujuan pasti bagi para atlet dalam berlatih, sekaligus menjaga api prestasi panahan Indonesia agar tetap menyala di kancah global.
(yov)
Lihat Juga :